Liputan6.com, Jakarta - Seorang perempuan berinisial SHDR alias F (20), yang sebelumnya diungkap sebagai korban dalam kasus dugaan kekerasan seksual oleh eks-Kapolres Ngada, AKBP Fajar W. L. Sumaatmaja, kini ditetapkan sebagai tersangka.
F dijerat dengan Undang-Undang Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). F merupakan satu dari empat korban dalam kasus ini. Tiga korban lainnya adalah anak-anak berusia 6, 13, dan 16 tahun.
Penetapan F sebagai tersangka dilakukan setelah ia diketahui membawa korban berusia 6 tahun ke sebuah hotel di Kota Kupang untuk bertemu dengan Fajar. Ia juga mengaku menerima uang usai kejadian tersebut.
Advertisement
Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati NTT, Raka Putra Dharma, mengaku telah menerima dan tengah meneliti berkas perkara F.
Sementara itu, berkas perkara AKBP Fajar baru diterima kembali oleh kejaksaan setelah sebelumnya dikembalikan pada 25 Maret 2025 karena belum lengkap.
"Berkas tersangka F sudah dikirim kembali ke kejaksaan pekan lalu,” ujarnya, Rabu 7 Mei 2025.
Raka mengatakan, saat ini kedua berkas baik milik Fajar maupun F, sedang dalam proses penelitian ulang oleh jaksa.
“Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan apakah petunjuk jaksa sebelumnya telah dipenuhi oleh penyidik,” katanya.
Simak Video Pilihan Ini:
Temuan Komnas HAM
Sebelumnya, Komnas HAM telah mengungkap sejumlah temuan dalam kasus ini dalam konferensi pers di Jakarta, Maret lalu. Salah satu temuan menyebutkan keterlibatan F dalam rantai peristiwa.
Koordinator Subkomisi Penegakan HAM Komnas HAM, Uli Parulian Sihombing, menjelaskan bahwa F pertama kali bertemu Fajar melalui perantara seorang perempuan berinisial V. V meminta F untuk berpura-pura menjadi siswi SMP, yang kemudian disanggupi F, tanpa mengetahui kecenderungan Fajar terhadap anak di bawah umur.
"F kemudian diminta untuk mencari anak perempuan yang lebih muda, dengan dalih Fajar suka bermain dengan anak-anak. F lalu membawa anak perempuan berusia 6 tahun kepada Fajar," ujar Uli dalam pemaparannya.
Tanpa sepengetahuan F, anak tersebut menjadi korban pencabulan yang direkam oleh Fajar. Komnas HAM juga mengungkap, Fajar memiliki setidaknya delapan video asusila yang diunggah ke situs gelap (dark web).
Atas kasus ini, Komnas HAM mendesak agar proses hukum terhadap Fajar dan F dilakukan secara profesional, transparan, akuntabel, dan berkeadilan, khususnya bagi para korban
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261063/original/026293200_1781677316-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-17T130056.370.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8682083/original/077005500_1782732215-dedi_mulyadi_-_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5495122/original/083308700_1770356146-Menteri_Keuangan__Menkeu__Purbaya_Yudhi_Sardewa-6_Februari_2026b.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5537107/original/075541100_1774410122-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-03-25T095300.861.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5162171/original/028788500_1741861046-d2d7370d-43fb-4f52-841d-8578610dadaa.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1323843/original/029384900_1749306074-FOTO-Muhamad_Ridlo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263965/original/063636200_1782038065-000_B7RD77E.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8312896/original/014782800_1782180155-000_B7XU3U2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5381016/original/018832800_1760444417-AP25287418037906.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4728012/original/006431800_1706361596-000_34GE37C.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8666203/original/007626600_1782698654-000_B8H28ZD.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8633516/original/070380800_1782633001-photo-collage.png__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8674531/original/079790200_1782716407-AP26177104053905.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260382/original/054470700_1781590662-063_2281748273.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259253/original/099827400_1781493084-AP26165774269127.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4864218/original/041026400_1718404435-AP24166759629724.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263966/original/082388400_1782038241-000_B7RC3ZV.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5415752/original/060786800_1763419826-000_84BP8PA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8530328/original/010901600_1782462526-57946.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8414309/original/051185500_1782298918-1001389809.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8414311/original/059317000_1782298918-1001389811.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826798/original/006051700_1426131169-1842092shutterstock-175158260780x390.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826780/original/062578300_1426130957-20140504022234067.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8341524/original/041309900_1782213606-369767.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5189923/original/005208500_1744810715-673_x_373_rev__8_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258589/original/012481400_1781369891-ayah_cabuli_anak_kandung.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6477751/original/060315600_1779338015-ini-reaksi-pria-di-jakarta-soal-paedofil-dihukum-kebiri.jpg)