Liputan6.com, Jakarta - Tak semua orang bisa menjalani kehidupan bisnis yang padat tanpa mengorbankan waktu bersama keluarga. Namun, Malik Nuh Jaidi menunjukkan bahwa keseimbangan itu bukan hanya mungkin, tapi juga penting.
Di balik kesibukannya sebagai pemilik lebih dari 70% area strategis di Kemang, Jakarta Selatan yang kini dikenal sebagai kawasan bisnis dan hunian elit—Malik tetap menomorsatukan keluarga. Baginya, rumah bukan hanya tempat pulang, tapi juga sumber semangat dalam menjalani hari-harinya sebagai pengusaha.
“Kesuksesan saya bukan cuma soal bisnis. Yang lebih penting adalah keluarga saya bahagia,” ungkap Malik dalam sebuah obrolan santai.
Advertisement
Perjalanan Malik dimulai dari bawah. Ia membangun bisnisnya dari nol, tanpa mewarisi kerajaan bisnis dari siapa pun. Kini, ia membawahi lima perusahaan besar yang bergerak di bidang properti, keuangan, kuliner, pembiayaan syariah, hingga skincare ramah lingkungan.
Beberapa di antaranya adalah: PT Jaidi Global Indonesia yang mengembangkan perumahan premium dan villa di berbagai daerah, PT Global Mandiri Finansial yang fokus pada investasi dan sektor energi, PT Gema Dunia Kuliner yang menghadirkan konsep restoran unik seperti Tacolibre dan Little Libre.
Meski sibuk, Malik tak pernah kehilangan semangat untuk terus belajar dan mencoba hal baru. Ia tak tertarik meniru bisnis orang lain, dan lebih memilih untuk menciptakan ide dari nol. “Saya suka tantangan dan lebih suka menjadi yang pertama,” katanya.
Di tengah semua pencapaian itu, Malik tidak pernah lupa akar keberhasilannya: keluarga dan doa ibu. Ia percaya bahwa tanpa restu orang tua dan lingkungan rumah yang harmonis, semua usaha bisa runtuh kapan saja.
Malik selalu menyempatkan diri untuk makan malam bersama keluarga, mendampingi anak-anak belajar, bahkan liburan meskipun hanya sebentar. Hal-hal sederhana itu, menurutnya, justru memberikan ketenangan dan membuatnya lebih fokus saat bekerja.
“Keluarga itu bukan pelengkap. Mereka adalah alasan saya terus melangkah,” tuturnya.
Bagi anak muda yang ingin memulai bisnis, Malik punya pesan sederhana tapi dalam: mulai saja dulu, jangan mudah menyerah, dan jangan tergoda jalan pintas. Menurutnya, membangun usaha butuh waktu dan proses.
“Banyak yang mau cepat kaya, tapi lupa kalau yang bertahan itu bukan yang tercepat, tapi yang paling konsisten dan sabar,” ujarnya.
Dengan pendekatan yang tenang, jujur, dan apa adanya, Malik Nuh Jaidi berhasil menjadi contoh bahwa sukses itu bukan hanya soal angka dan angka, tapi juga soal bagaimana kita menjaga nilai-nilai yang paling dekat di hati.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2739072/original/057326800_1551245536-20190227-Mahfud-Md-Datangi-KPK-DWI-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304320/original/074308900_1784712554-cek_fakta_lowongan_SKK_Migas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2365270/original/068589700_1537681835-20180923-Pawai-Kampanye-Damai-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5521382/original/090333100_1772688718-gempa_besar-_klaim_facebook.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5207332/original/064149300_1746197447-WhatsApp_Image_2025-05-02_at_21.23.41_52defd5a.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260490/original/004683900_1781597232-063_2281735743-Spanyol_vs_Tanjung_Verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257806/original/036653900_1781257253-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301596/original/087157300_1784500330-063_2286807575.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4786318/original/084826700_1711521270-GJmtYCIbgAAkw1f.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299963/original/007789300_1784281017-mainoo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3104854/original/092516000_1587109605-000_1Q35MK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5535295/original/004219900_1773977617-gianni.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303609/original/094591200_1784672116-AP26200776667216.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303337/original/087011100_1784626958-063_2286813749.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302533/original/039508800_1784583892-spanyol.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5196554/original/086520400_1745413930-20250423-Perkotaan-ANG_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292816/original/017425000_1783660465-96d5cee9-713b-4e68-815a-9aa7059d0654.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292608/original/043400300_1783624929-IMG_20260709_214959.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257041/original/045180700_1781188120-1000346128.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5500977/original/016033900_1770883857-Adhi_Lukman__Ketua_GAPMMI.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5230117/original/034150500_1747982924-164de385-e3aa-4c64-8e87-f03c5050a208.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3617284/original/010929700_1635503741-20211029-Neraca-perdagangan-RI-alamai-surplus-ANGGA-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8281410/original/044638400_1782138478-WhatsApp_Image_2026-06-22_at_21.17.26.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262910/original/020588500_1781853327-Usaha_dari_Teras_Rumah_yang_Cepat_Punya_Pelanggan_Tetap.jpeg)