Sukses

Mengenal Toko Roti Sidodadi, Kuliner Legendaris yang Berdiri Sejak 1954

Toko Roti Sidodadi merupakan salah satu tempat kuliner legendaris di kota Bandung. Diketahui, toko roti ini sudah berdiri selama 70 tahun.

Liputan6.com, Bandung - Kota Bandung merupakan salah satu kota di Jawa barat yang terkenal dengan pesona alam dan wisata yang menarik. Kota ini juga dikenal memiliki wisata kuliner yang beragam sehingga kerap jadi buruan banyak orang.

Bandung atau dikenal juga dengan kota kembang menyimpan banyak wisata menarik yang menjadi tujuan wisatawan. Kota ini tidak hanya menyimpan pesona alam yang cantik tetapi juga memiliki udara yang sejuk dan asri.

Keindahan kota Bandung bisa dilihat dari berbagai destinasi alam sekitarnya misalnya dari area Dago atau kawasan atas lainnya. Bandung juga mempunyai area wisata alam yang masih asri misalnya di area Lembang atau Ciwidey.

Selain terkenal dengan wisata alamnya kota ini juga menyimpan sejarah yang kaya dan menarik terutama dari masa kolonial Belanda. Sehingga kota Bandung masih mempunyai bangunan bersejarah dengan arsitektur yang terawat dengan baik.

Bangunan-bangunan tersebut menjadi saksi bisu sejarah di kota Bandung dan menjadikannya ikon arsitektur yang menarik untuk dikunjungi. Selain itu kota ini juga terkenal sebagai tempat surganya berbelanja.

Pasalnya ada banyak toko yang menawarkan produk fesyen hingga aksesori menarik yang berasal dari brand lokal. Kemudian juga terdapat beragam kuliner yang menggugah selera hingga kuliner legendaris.

Misalnya saja kuliner toko roti legendaris yang sudah ada sejak 70 tahun lalu yang dikenal dengan nama Toko Roti Sidodadi. Melalui artikel ini akan mengenal lebih jauh tentang toko roti legendaris tersebut.

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

2 dari 4 halaman

Apa Itu Toko Roti Sidodadi?

Toko Roti Sidodadi merupakan salah satu kuliner legendaris di kota Bandung yang menyajikan menu roti yang nikmat dan rasa khas. karena tempatnya yang cukup legendaris toko roti ini selalu ramai dikunjungi oleh pembeli warga lokal dan wisatawan.

Bahkan sebelum tokonya buka para pembeli kerap terlihat ramai mengantri untuk membeli makanan di tempat ini. Meskipun legendaris dan selalu ramai pengunjung Toko Roti Sidodadi masih menjual menu makanannya dengan harga yang terjangkau.

Selain menjual menu roti yang bervariasi tempat ini juga menjual berbagai menu jajanan pasar yang menarik. Kemudian Toko Roti Sidodadi berlokasi di area yang strategis karena tidak jauh dari pusat kota khususnya dari Alun-Alun Kota Bandung.

Melansir dari media sosial resminya Toko Roti Sidodadi berlokasi di Jl. Otto Iskandardinata No. 255, Karanganyar, Kec. Astanaanyar, Kota Bandung, Jawa Barat dengan jam buka setiap hari pukul 10.30 hingga 19.00 WIB kecuali pada hari Minggu tutup pukul 16.00 WIB.

3 dari 4 halaman

Sejarah Toko Roti Sidodadi

Melansir dari situs resmi Pemerintahan Provinsi Jawa Barat Toko Roti Sidodadi merupakan toko roti legendaris yang sudah berdiri selama 70 tahun. Diketahui toko roti ini dimiliki oleh Hiendrawan Kosasih dan didirikan pada tanggal 10 Mei 1954.

Menurut salah satu karyawan Toko Roti Sidodadi menceritakan bahwa sang pendiri membuat toko roti ini setelah melihat harga roti pada tahun tersebut masih cukup tinggi untuk masyarakat lokal. Sehingga hanya orang Belanda dan beberapa golongan yang bisa menikmati roti.

Kala itu varian rasa roti juga belum banyak dan menjadikan salah satu peluang untuk Roti Sidodadi. Selain itu Hiendrawan Kosasih awalnya mengawali usaha dengan memproduksi biskuit dan kue kering.

“Awalnya beliau mengawali usaha dengan memproduksi biskuit dan kue kering. Selain karena peluang usaha, saat itu usaha biskut kurang berkembang, maka diputuskan untuk fokus pada usaha produksi dan berjualan roti,” ucap Wahyu, Karyawan Roti Sidodadi pada Selasa (5/9/2023).

Melihat peluang tersebut akhirnya sang pemilik mengembangkan dan memproduksi roti dengan harga yang terjangkau. Pemiliknya ingin roti tidak hanya dinikmati oleh golongan atau lapisan masyarakat tertentu saja.

Sementara untuk namanya sendiri ternyata terinspirasi dari istri sang pendiri yang merupakan keturunan berasal dari Jawa Tengah. Arti nama Sidodadi juga berarti “Sudah Jadi Semakin Jadi”.

“Nama Sidodadi itu ada unsur bahasa Jawa. Karena istri dari Bapak Hiendrawan Kosasih merupakan keturunan yang berasal dari Jawa Tengah. Arti dari nama Sidodadi itu, Sido Dadi yaitu sudah jadi semakin jadi,” ucapnya.

4 dari 4 halaman

Menghadirkan Menu Roti yang Bervariasi

Toko Roti Sidodadi juga melakukan inovasi dengan membuat roti seperti roti tawar namun dengan rasa yang sedikit manis bernama Roti Frans. Ide tersebut dibuat untuk lebih menghemat sehingga juga dibuat roti frans isian cokelat.

Karena isian rotinya sudah mempunyai rasa para pembelinya bisa berhemat karena tidak perlu membeli mentega sebagai olesan dan coklat butir sebagai isian. Selain isian cokelat tempat ini juga menyajikan menu rasa lain.

Mulai dari isian keju kacang, susu nanas, kismis dan mempunyai lebih dari 20 varian rasa yang bisa dicicipi. Harganya juga dijual dengan terjangkau mulai dari Rp 4.700 dan mempunyai variasi rasa manis hingga asin yang bisa disesuaikan dengan selera.

Sebagai informasi roti dari toko ini juga mempunyai ciri khas produk tanpa adanya bahan pengawet, bahan pelembut, atau pewarna. Bahan isiannya juga dibuat alami dan bisa tahan sekitar 4 hari dengan suhu ruangan.

Diketahui Roti Sidodadi saat ini dikelola masih oleh anak-anak dan menantu sang pemilik asli. Sehingga rasanya masih mempertahankan resep yang sama dari awal toko roti ini didirikan dan masih menerapkan prinsip menjual roti dengan harga yang terjangkau.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Video Terkini