Sukses

Laris Manis Frozen Food Hasil Laut di Tengah Pandemi Covid-19

Liputan6.com, Jakarta - Frozen food atau makanan beku hasil laut justru makin diminati sekalipun pasar masih dibayangi pandemi Covid-19. Produsen makanan beku di Indonesia yang sudah berdiri sejak 1973 membuktikannya.

Sekar Bumi (PT Sekar Bumi Tbk) masih tetap mengejar kenaikan penjualan sekitar 22 persen per 31 Desember 2021. Kenaikan penjualan ini didukung penjualan ekspor udang yang meningkat ditambah kenaikan pasar domestik.

Dalam laporan keuangan konsolidasi per 31 Desember 2021 yang dirilis, perusahaan mencatatkan kenaikan penjualan yang signifikan. Bahkan jika dibandingkan dengan lima tahun terakhir. PT Sekar Bumi Tbk mengalami peningkatan penjualan sebanyak lebih dari dua kali lipat, yaitu pada 2017 sebesar Rp 1,841 triliun menjadi Rp 3,847 trilun pada 2021.

Makanan beku hasil laut nilai tambah (frozen value- added seafood) menjadi kontributor terbesar dalam peningkatan tersebut. Kenaikan penjualan tersebut meningkatkan profit dari Rp 5,4 miliar pada tahun lalu menjadi Rp 29,7 miliar pada tahun ini.

Menurut Presiden Direktur PT Sekar Bumi Tbk, Harry Lukmito, kenaikan penjualan ini juga didukung dengan pabrik-pabrik pengolahan udang baik di Tangerang maupun Sidoarjo. Selain itu Sekar Bumi juga menerima persetujuan sebagai approved-supplier supermarket (retailer) besar di Amerika Serikat seperti Walmart, Costco, Kroger, Ahold, Publix, Aldi, Woolworths, dan sebagainya.

“PT Sekar Bumi Tbk juga mengantongi sertifikat internasional yang diakui seperti Best Aquaculture Practice 4-Star, yaitu integrasi dari benur udang, pakan udang, tambak udang, dan pabrik udang. Ditambah dengan traceability system yang mampu menunjang keunggulan perusahaan,” ujarnya, dalam siaran pers, Selasa (24/5/2022).

Pada 2021, Sekar Bumi mengakui pembukuan positif yang terjadi juga didorong oleh ragam kegiatan perusahaan. Salah satunya, peluncuran produk-produk makanan beku olahan terbaru pada tahun lalu, seperti produk #JagoanDumpling dengan varian isi keju, bolognese, rendang, kari dan ayam. Produk makanan olahan lainnya seperti bakso-baksoan, ebi furai, fish roll, dan lainnya dipasarkan di bawah merek Bumifood dan Mitraku.

Secara geografis, wilayah ekspor seperti Amerika Serikat menjadi penunjang terkuat dalam peningkatan penjualan, termasuk pasar domestik di Indonesia yang turut menyokong peningkatan tersebut dengan Pulau Jawa menjadi kontributor terbesar di Indonesia.

Harry merasa optimistis Sekar Bumi dapat membukukan pendapatan positif kembali pada tahun ini lewat inovasi produk perikanan dengan menggenjot pasar domestik dan mempertahankan kekuatan di pasar ekspor.

 

Saksikan video pilihan berikut ini: