Sukses

Jamaluddin Jompa Terpilih Jadi Rektor Unhas, Mahasiswa Menanti Gebrakan Baru

Liputan6.com, Makassar - Jamaluddin Jompa terpilih sebagai Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) periode 2022 - 2026. Terpilihnya Jamaluddin Jompa diapresiasi Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) Universitas Hasanuddin Komjen Pol (purn) Syafruddin.

Hal itu disampaikan Syafruddin saat memimipin Pemilihan Rektor Unhas periode 2022 - 2026 yang bertempat di Gedung Rektorat, Ruang Senat, Unhas, Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis kemarin (27/1/2022).

"Paparan ketiga kandidat tersebut semuanya bagus dan layak untuk menempati kursi rektor Unhas periode 2022-2026," katanya.

Syafruddin menyambut baik para kandidat meski saling bersaing satu sama lain mereka tetap terlihat akrab saat duduk bertiga. "Karena mereka merupakan teman seangkatan," jelas Syafruddin.

Prof Jamaluddin Jompa yang sebelumnya menjabat sebagai Dekan Sekolah Pasca Sarjana Unhas sendiri terpilih sebagai Rektor Unhas Periode 2022 - 2026. Setiap Anggota Majelis Wali Amanat atau MWA memberikan suara secara tertutup. Jamaluddin Jompa sendiri akan dilantik pada 28 April 2022. Setelah meraih 11 suara MWA dari jumlah suara 25.

Terkait rektor baru itu, para mahasiswa Unhas berharap Jamaluddin Jompa mampu memberikan gebrakan dan warna baru di dunia kampus Universitas Hasanuddin, selain juga biaya kuliah yang terjangkau.  

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 2 halaman

Dilantik pada April 2022

Sebelumnya tiga kandidat yakni Prof Farida Patittingi, Prof Budu, dan Prof Jamaluddin Jompa telah menyampaikan kertas kerja di hadapan Anggota MWA.

Hadir dalam acara pemilihan dan penetapan rektor Unhas tersebutWakil Presiden Indonesia (Wapres) ke-10 dan ke-12 yang juga merupakan Anggota MWA Unhas, Jusuf Kalla (JK).

Selain itu hadir pula Pelaksana Tugas Gubernur Sulsel dan tiga pemilik suara anggota MWA dari unsur masyarakat, yakni, founder CT Corp, Chairul Tanjung, pemilik Gemala Group, Sofjan Wanandi, dan mantan Wakil Kepala Kepolisian RI (Wakapolri), Komjen Pol (Purn) Syafruddin.