Sukses

Pesona Hiu Paus Gorontalo Pikat Peneliti dan Turis Mancanegara

Liputan6.com, Gorontalo - Hampir setiap hari lokasi objek wisata hiu paus di Provinsi Gorontalo seakan tak pernah sepi dari pengunjung. Mulai dari wisatawan lokal dan pengunjung yang dari luar daerah Gorontalo silih berganti mendatangi tempat tersebut.

Pantauan Liputan6.com, objek wisata yang berlokasi di Botubarani, Kabupaten Bone Bolango (bonebol) ini tidak hanya digandrungi oleh wisatawan lokal, tetapi juga wisatawan mancanegara kerap melancong ke objek wisata ini.

Mereka tak hanya sekadar berkunjung, sebagian mereka sudah menjadikan tempat wisata hiu paus ini menjadi lokasi favorit mereka saat berkunjung ke Gorontalo. Bahkan, ada dari mereka mempromosikan wisata alam yang berada di Teluk Tomini itu di negara asal mereka.

Wisatawan mancanegara (wisman) yang datang di antaranya dari negara, bagian Eropa, yakni mulai dari Prancis, Jerman, Amerika. Bahkan, wisman dari negara Brazil pun juga sangat terpikat dengan destinasi wisata hiu paus Gorontalo ini.

"Wisata hiu paus keren, tahun lalu saya berada di sini, tahun lebih spesial bisa bersama keluarga," kata Clarista warga negara Brazil.

Simak juga video pilihan berikut:

2 dari 2 halaman

Menjadi Lokasi Penelitian

Aktivitas mereka di tempat itu pun beragam, mulai dari bermain dengan keramahan kawanan hiu paus, menikmati suasana pantai, hingga sebagian dari mereka melakukan penelitian tentang keberadaan hiu jinak itu.

Salah satu tim monitoring Dinas Pariwisata Kabupaten Bonebol, Iman Tilahunga mengaku, jika saat ini wisata hiu paus banyak didatangi oleh warga negara asing untuk melakukan penelitian. Menurut mereka, keramahan hiu paus di Bonebol melebihi tingkah hiu paus di tempat lain.

"Mereka mengaku jika hiu paus di tempat lain ketika didekati akan pergi dan menghindar, berbeda di Gorontalo yang bisa bersahabat dengan manusia," kata Iman.

Itulah sebabnya jika para peneliti lokal hingga mancanegara memilih wisata hiu paus Gorontalo untuk dijadikan lokasi dan bahan penelitian. Bahkan, ada yang melakukan penelitian, bagaimana jika hiu paus ini bisa ada di negara mereka.

"Hiu paus Gorontalo sangat jinak, dengan manusia mereka sudah biasa. Nah, itulah yang menjadi ketertarikan para peneliti untuk melihat lebih dekat habitat mereka," tutur iman.

Ada juga sebagian dari mereka yang meneliti, apa saja yang menjadi keistimewaan laut Gorontalo sehingga mengundang ikan yang memiliki nama latin Rhincodon typus, untuk menetap dan bermukim di area Teluk Tomini. 

"Mereka sepertinya ingin melakukan konservasi, agar laut di negara mereka bisa menarik dan didatangi hiu paus ini," tuturnya.

Sudah sepekan ini, hiu paus Gorontalo belum menampakkan diri ke pesisir laut Botubarani. Biasanya, hal itu terjadi saat stok makanan di sekitar pantai Botubarani habis, mereka memilih untuk pindah dan setelah mendapatkan makanan, kawanan hiu itu akan balik lagi dan menetap di tempat itu.

"Biasanya mereka cari makan dan bermigrasi," ungkapnya.

"Kalau berdasarkan pemantauan kami, ikan ini terus bermigrasi hingga ke negara lain ketika musim kawin. Setelah itu mereka balik ke Gorontalo untuk menetap beberapa waktu lamanya," ia menandaskan.