Sukses

Polisi Putar Balik Kendaraan Wisatawan Pantai Anyer, Kenapa?

Liputan6.com, Cilegon - Polisi putar balikkan kendaraan wisatawan menuju Anyer hingga Cinangka, karena pantainya sudah terisi 25 persen, sesuai instruksi Mendagri terkait PPKM Level II.

Kapasitas objek wisata primadona itu dilakukan sebagai langkah menekan angka penularan Covid-19, sekaligus menghidupkan kembali roda perekonomian masyarakat di tempat wisata.

"Kita lakukan pemeriksaan, bagi yang berwisata akan kita putar balikkan dengan memberikan pengertian kapasitas (wisata) sudah 25 persen," kata Kapolres Cilegon, AKBP Sigit Haryono, di pertigaan JLS Ciwandan, Minggu (19/09/2021).

Sigit menerangkan ada dua lokasi penyekatan dan pemutar balikkan kendaraan wisata, pertama di pertigaan JLS Ciwandan, Kota Serang dan kedua berada di pertigaan Teneng, Kabupaten Serang, Banten, yang menjadi akses masuk menuju Pantai Anyer hingga Cinangka.

Pemutar balikkan kendaraan wisatawan sudah dilakukan sejak pukul 10.00 wib, hingga berita ini ditulis, masih terus dilakukan penyekatan di kedua titik tersebut.

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

2 dari 2 halaman

Penyekatan Dibuka Lagi

Hanya penduduk lokal, karyawan, kendaraan industri hingga kendaraan medis yang diperbolehkan berjalan ke wilayah Anyer.

"Dari pagi kami memantau lokasi wisata di Anyer, kemudian setelah masuk para wisatawan dengan prokes disana. Setelah pukul 10.00 Wib tadi sudah terisi 25 persen, atas dasar itu kami melakukan penyekatan di pertigaan JLS dan Simpang Teneng," terangnya.

Penyekatan dan pemutar balikkan kendaraan wisatawan akan terus dilakukan, selama kapasitas pantai di sepanjang Anyer hingga Cinangka belum berkurang dari 25 persen.

"Ketika sudah berkurang 25 persen akan kami buka, tentunya kami harus memberikan masyarakat untuk berwisata," jelasnya.