Liputan6.com, Medan Masyarakat diminta tidak menolak pemakaman korban virus Corona COVID-19. Karena pemakaman korban virus Corona COVID-19 sudah sesuai dengan protokol medis dan agama.
Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Sumut, dr Aris Yudhariansyah mengatakan, pemakaman korban virus Corona COVID-19 dilakukan oleh petugas medis yang terlatih.
Selain itu juga sesuai dengan Surat Edaran Kementerian Agama dan juga Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 8 Tahun 2020, sehingga tidak ada alasan bagi masyarakat menolak pemakaman jenazah korban virus Corona COVID-19.
Advertisement
"Pemakaman sesuai protokol medis dan agama. Tidak ada alasan bagi masyarakat untuk menolak," kata Aris, Minggu (12/4/2020).
Terkait kabar penolakan masyarakat terhadap pemakaman jenazah korban virus Corona COVID-19, penting bagi masyarakat memahami pemakaman korban COVID-19 sudah sesuai dengan protokol medis dan juga agama.
"Jenazah yang sudah dikebumikan sesuai dengan protokol medis tidak akan menyebarkan COVID-19," sebutnya.
Diungkapkan Aris, sampai saat ini, jumlah korban meninggal dunia terkait virus Corona COVID-19 di Sumut masih berjumlah 8 orang. Sedangkan untuk yang sembuh bertambah 1 orang, sehingga totalnya 9 orang.
"Ini membuktikan kita mampu menanganinya," ujarnya.
Â
Saksikan juga video pilihan berikut:
Ujung Tombak
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3099986/original/012928400_1586699153-HMS_4168.jpg)
Upaya pemerintah bukanlah satu-satunya cara melawan penyebaran virus Corona COVID-19. Aris menegaskan, masyarakat merupakan ujung tombak dalam memutus mata rantai penyebaran.
"Masyarakat sebagai ujung tombak yang perannya sangat besar dan menentukan," ungkap Aris.
Selain bertambahnya 1 pasien COVID-19 yang sembuh, jumlah PDP di Sumut juga berkurang 4 orang, sebelumnya 149 orang dan saat ini 145 orang. Sedangkan untuk positif virus Corona COVID-19 masih sama dengan hari sebelumnya, 90 orang.
"Masyarakat harus tetap patuh dengan protokol kesehatan yang dikeluarkan pemerintah. Kita harus bekerja sama dalam memutus penyebaran virus ini," tandasnya.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9342535/original/041645600_1788773436-HOAX__11_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5078809/original/005995500_1736144544-Screenshot_20250106_121234.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9365046/original/083732600_1791097921-cek_fakta_sapi_bebek.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5227787/original/093812800_1747821037-WhatsApp_Image_2025-05-21_at_16.41.19.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3090988/original/098289100_1585730270-20200401-Duka-Keluarga-Korban-COVID-19-4.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364651/original/002458200_1791013905-A6_00020.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363979/original/062618200_1790927438-WhatsApp_Image_2026-10-02_at_14.34.23.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363541/original/082820800_1790873841-Foto_2.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363423/original/047017100_1790859858-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_6.58.42_PM__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362754/original/098924600_1790829492-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_09.43.00__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362269/original/040098400_1790766180-795732a8-c861-4c22-8125-6fbfa58c0b6d.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4550558/original/043753400_1692872973-towfiqu-barbhuiya--jthScuVWT0-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3457027/original/073442900_1621150601-20210516-COVID-19-Taiwan-8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4958108/original/084997400_1727840128-20241002-Topan_Kraton-AFP_5.jpg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Buku dari Warga untuk Warga di HUT Jakarta](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/EyKU3eLgkKpcPpD5ZVoZieqU4Qo=/200x113/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8583700/original/080762500_1782546052-Prof_Tjandra_Yoga.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8303352/original/055143700_1782168148-Sidang_kasus_korupsi_wastafel_Covid-19.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3910505/original/020707300_1642741792-20220121-FOTO---BERBAGI-SAYURAN-HERMAN-5.jpg)