Sukses

Pemprov Gorontalo Akan Tindak Tegas Jemaah Tablig Gowa yang Menolak Diperiksa

Liputan6.com, Gorontalo - Pertahanan Pemrov Gorontalo akhirnya jebol, satu orang pertama di Kabupaten Bonebol Gorontalo terkonfirmasi positif virus corona (Covid-19). Pemprov Gorontalo melalui Gubernur Rusli Habibie langsung mengambil langkah tegas. Dirinya mengatakan, akan bekerja sama dengan TNI/Polri untuk menindak siapa pun menolak diperiksa.

Termasuk menelusuri dan memeriksa puluhan jemaah asal Gorontalo yang mengikuti kegiatan ijtima jemaah tablig di Gowa, Sulawesi Selatan, beberapa waktu lalu.

"Semua jemaah Gorontalo yang sempat ikut kegiatan ijtima jemaah tablig di Gowa, kami mohon kerjasamanya. Mohon lebih jujur. Silakan datang petugas kesehatan untuk memeriksakan diri," ujar Rusli Habibie.

Pemprov Gorotalo juga telah menyiapkan asrama haji Provinsi Gorontalo sebagai tempat isolasi para jemaah tersebut.

"Kita akan tracing semua. Jemaah yang pernah kontak, keluarganya. Termasuk barang-barangnya," ungkap Rusli.

Sementara itu, Bupati Bone Bolango, Hamim Pou mengimbau kepada seluruh warga di Kabupaten Bone Bolango agar senantiasa menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Bila tak ada aktivitas yang mendesak, sebaiknya berada di rumah.

"Selalu mencuci tangan menggunakan sabun. Gunakan masker bila keluar rumah," imbaunya.

Bupati Hamim menegaskan, bagi siapapun Jamaah Tabligh asal Kabupaten Bone Bolango yang sempat bepergian ke Gowa (Sulawesi Selatan) untuk segera melaporkan ke Dinas Kesehatan atau RSUD Toto Kabila, paling lambat hari ini, Jumat (10/4/2020).

"TNI dan Polri akan bergerak jika ada Jamaah Tabligh yang nantinya menolak untuk diperiksa," kata Hamim.

Untuk itu, lanjut Bupati Hamim kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Bone Bolango Gorontalo untuk tetap di rumah. Seluruh masyarakat diharapkan tetap tenang dan jangan panik.

 

**Ayo berdonasi untuk perlengkapan medis tenaga kesehatan melawan Virus Corona COVID-19 dengan klik tautan ini.

2 dari 2 halaman

Simak juga video pilihan berikut ini: