Sukses

Penjelasan RSUP M Djamil soal 3 Warga Sumbar yang Diisolasi Bukan Karena Corona

Liputan6.com, Padang - Tiga warga Sumatera Barat terpaksa harus menjalani perawatan di ruangan isolasi Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M Djamil Padang karena diduga terinfeksi Virus Corona. Dugaan itu muncul setelah ketiganya pulang pergi dari luar negeri belum lama ini.

Pihak RSUP M Djamil Padang pun langsung bergerak cepat setelah ketiganya menunjukkan gejala bahwa mereka terinfeksi Virus Corona. Dua pria dan seorang wanita itu pun langsung menjalani Swab Tenggorokan yang sampelnya langsung dikirim ke Badan Litbangkes Jakarta oleh pihak rumah sakit.

"Kemarin dan hari ini tim dokter sudah menangani, sekarang sesak nafas mulai berkurang," kata Pejabat Pemberi Informasi dan Dokumentasi RSUP M Djamil Padang, Gustavianof kepada Liputan6.com, Jumat (14/2/2020).

Dia menyebutkan, dua pria yang diduga terinfeksi Virus Corona itu baru pulang dari beribadah umrah, sementara yang perempuan baru pulang dari Malaysia. Ketiganya memeriksakan diri di RSUP M Djamil Padang pada Kamis 13 Februari 2020.  

Dari hasil pemeriksaan sementara pihak Rumah Sakit, ketiga pasien tersebut hanya menderita asma dan pneumonia. Pihak dokter menyebutkan kemungkinan mereka terjangkit Virus Corona atau Covid-19 cukup kecil.

"Untuk dua pasien yang pulang umroh, kondisi juga berangsur membaik. Tim dokter juga memprediksi kecil kemungkinan pasien terpapar virus corona," ujar dia.

Hingga kini RSUP M Djamil masih menunggu hasil laboratorium dalam pemeriksaan Swab Tenggorokan pasien. Hasil laboratorium akan keluar empat hari ke depan.

RSUP M Djamil, tambahnya, siap menerima pasien yang diduga atau dicurigai terjangkit virus yang sedang merebak terutama di Negara China itu, ruangan isolasi RSUP juga memadai untuk dilakukan perawatan pasien yang terjangkit Virus Corona.

2 dari 3 halaman

Gejala Mirip ISPA

Gelaja awal dari virus novel coronavirus atau 2019-nCov hampir sama seperti penderita Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Namun untuk memastikan positif, harus melalui pemeriksaan laboratorium.

Hal itu disampaikan Kementerian Kesehata RI ketika melakukan kunjungan kerja di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M Djamil Padang, Selasa (28/1/2020) lalu.

"Gejala klinis novel coronavirus hampir sama gejala ISPA biasa yakni suhu badan panas, lemas, batuk, dan sesak," kata Staf Ahli Bidang Desentralisasi Kesehatan dari Kemenkes RI, dr. Pattiselanno Robert Johan.

Meski demikian untuk memastikan seseorang positif terjangkit virus butuh pemeriksaan spesifik selama tiga hari, kemudian pemeriksaan juga dilakukan di laboratorium khusus Litbangkes di Jakarta.

Kemenkes RI terus berupaya agar penyebaran virus ini tidak sampai di Indonesia, seperti kerja sama antar lembaga, kemudian penyebaran petugas dalam pemeriksaan sistem alat di jalur transportasi dari luar negeri telah dilakukan.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
6 Selebritis Ini Berjuang Melahirkan di Saat Pandemi Virus Corona Covid-19
Artikel Selanjutnya
Makin Jago Bahasa Indonesia, Choi Siwon Disarankan Membuat KTP