Sukses

Jelang Libur Lebaran, Seluruh Penghuni Taman Satwa Cikembulan Divaksin Massal

 

Liputan6.com, Garut - Ratusan hewan penghuni Taman Satwa Cikembulan, Kadungora, Garut, Jawa Barat, divaksin masal. Upaya ini sebagai persiapan pengelola menghadapi datangnya musim libur panjang Lebaran atau Idul Fitri, tiga pekan ke depan.

“Tak lupa kami juga memperbaiki fasilitas pengunjung,” ujar Asisten Manajer Taman Satwa Cikembulan Garut, Willy Ariesta, Minggu (27/5/2018).

Masuknya bulan suci Ramadan langsung dijadikan persiapan bagi pengelola untuk memperbaiki seluruh fasilitas termasuk kesehatan hewan seluruh penghuni taman satwa kebanggan masyarakat Garut itu. "Jika yang lain tetap buka, kami malah sebaliknya selama sebulan full tutup buat perbaikan," kata dia.

Dalam praktiknya, dengan melibatkan dokter hewan yang dimiliki pengelola, ratusan hewan dari berbagai jenis dan spesies ini secara berukuran mendapatkan perlakuan untuk kekebalan tubuh ternak itu. "Kami juga tak lupa memberikan multivitamin, agar hewan tetap sehat dan fit tidak mudah stress," imbuhnya.

Selain pemberian vaksin dan multivitamin, persiapan lain yang dilakukan pengelola adalah mengevakuasi akibat berbaikan beberapa kandang, tercatat kandang burung kasuari, monyet sulawesi, lutung jawa, dan siamang, tampak lebih baru setelah perbaikan. "Biar hewan tenang dan nyaman," ujarnya.

Bahkan, untuk memberikan kenyamanan pengunjung, perbaikan fasilitas area permainan pun tak lupa ikut dibenahi, sehingga kenyamanan bisa dinikmati ribuan pengunjung yang datang ke Taman Satwa Cikembulan, Garut. "Ada rumah ukir, ada area bermain (yang diperbaiki), yang lainnya masih layak," kata dia.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

 

 

2 dari 2 halaman

Target Pengunjung 17 Ribu Orang

Willy menambahkan, tahun ini pengelola menargetkan jumlah pengunjung hingga 17 ribu orang, angka itu naik sekitar lima persen dari capaian liburan Idul Fitri tahun lalu yang berada di angka 15 ribu orang. "Harga tiketnya masih sama, yakni Rp 25 ribu per orang," tutur dia.

Saat ini mayoritas pengunjung masih didominasi pengunjung lokal Jawa Barat, termasuk kawasan Jabodetabek yang merupakan jumlah terbesar perantau asal Garut. "Tapi dari luar Jawa juga biasanya banyak," katanya.

Menurutnya, seiring perbaikan fasilitas yang dilakukan, adanya penambahan waktu cuti liburan Lebaran tahun ini, diharapkan mampu menarik jumlah kunjungan wisata lebih banyak. "Rata-rata kan pengunjung yang datang adalah mereka yang lagi mudik," dia menambahkan.

Untuk memberikan kenyaman selama liburan, lembaganya telah menyiapkan sejumlah pengamanan dengan melibatkan pihak kepolisian dan aparat TNI dari Babinsa setempat, bahkan untuk pengamanan tempat parkir dan jalur lalu lintas sekitar area taman, pengelola khusus melibatkan karang taruna setempat. "Ada tiga karang taruna yang siap membantu," ujarnya.

Loading
Artikel Selanjutnya
Perjuangan Anggota Babinsa 3 Hari 3 Malam Cari Ladang Ganja di Gunung Guntur
Artikel Selanjutnya
Akhir Pengembaraan Ibu dan Anak Kukang di Garut