Liputan6.com, Pekanbaru - TG, seorang santri di Banten asal Pekanbaru, Riau, kembali melanjutkan pendidikan agamanya setelah dilepaskan kepolisian karena dinilai tak terbukti bergabung dengan Islamic State of Syiria and Iraq (ISIS).
Sebelumnya, pemuda 18 tahun itu dideportasi dari Turki sewaktu ingin berangkat ke Suriah. Dia disebut hanya menjadi korban doktrin aliran terlarang supaya bergabung dengan ISIS‎ oleh orang tak bertanggung jawab.
Menurut Kabid Humas Polda Riau Kombes Guntur Aryo Tejo, warga ‎Perumahan Putri Tujuh, Pekanbaru itu dilepaskan setelah menjalani serangkaian pemeriksaan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok.
"Yang bersangkutan tidak terbukti ingin bergabung bersama militan ISIS di Suriah," kata mantan Kapolres Pelalawan itu, Senin siang, 16 Januari 2017.
Orang tak bertanggung jawab yang saat ini tengah diburu keberadaannya itu, disebut Guntur, mendoktrin TG untuk berangkat ke Suriah melalui Turki.
"Dia karena terdoktrin, direkrut. Itu bertentangan dengan kaidah agama dan termasuk ideologi Pancasila kita," jelas Guntur.
Usai menjalani pemeriksaan, TG dikembalikan ke keluarganya di Pekanbaru. Tak lama kemudian, dia kembali ke Banten untuk melanjutkan pendidikan agamanya di sebuah pesantren di Banten.
"Yang bersangkutan kita pulangkan dan kembali ke Banten, pesantren," ujar Guntur.
Tahun lalu, TG dideportasi oleh Pemerintah Turki bersama dua rekannya. Mereka diduga ingin melanjutkan perjalanan ke Suriah untuk bergabung dengan militan ISIS. Kedua rekan TG adalah Jang Johana (25), asal Bandung, dan Irfan (21), asal Jakarta.
Sebelumnya Kapolda Riau Irjen Zulkarnain Adinegara meminta agar seluruh masyarakat mengantisipasi rekrutmen militan ISIS di Indonesia, khususnya di Provinsi Riau. Pola-pola rekrutmen biasanya diawali dengan modus jihad dan surga.
"Jika dianalisa, modus ini sama sekali tidak sesuai dengan ajaran agama," kata Kapolda terkait diamankannya TG ini.
Dilepas Polisi, Pemuda Terduga Simpatisan ISIS Lanjut Nyantri
Pemuda yang diduga simpatisan ISIS itu terlebih dulu dideportasi dari Turki sebelum 'mondok' di sel tahanan polisi.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Sektor Kelistrikan Bidik Hidrogen dan Amonia untuk Tekan Emisi21 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385027/original/054806600_1793210212-WhatsApp_Image_2026-10-27_at_8.55.27_PM.jpeg)
- BRI Salurkan KUR Rp144,59 Triliun ke 2,76 Juta Debitur, Sektor Produksi Mendominasi1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384251/original/014376200_1793163977-WhatsApp_Image_2026-10-26_at_16.11.48.jpeg)
- Cegah Perubahan Iklim, Badan Geologi Petakan Lokasi Penyimpanan Karbon1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5193655/original/000476600_1745236051-ChatGPT_Image_Apr_21__2025__06_46_46_PM.jpg)
- Ketika Antibiotik Tak Lagi Mempan, AI Bikin Virus untuk Bunuh Infeksi Kronis3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4058765/original/090496100_1655735658-Vaksinasi_Flu.jpg)
- Abrasi dan Rob Ancam 400 Hektare di Batang, 1.000 Mangrove Ditanam5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
- PHE Bidik Peluang Indonesia Jadi Hub Penyimpanan Karbon Asia6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
- Limbah Dibidik Jadi Sumber Energi Rendah Karbon6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
- Startup Ini Klaim Sembuhkan Infeksi Pakai Virus Buatan AI, Ilmuwan Minta Bukti6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
- Cerita Puluhan Istri Petani di Sorong Ubah Jantung Pisang Jadi Abon1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
- Menyemai Harapan dari Limbah Kelapa Lewat Karya Kreatif Komunitas Disabilitas1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
- Sustainable Fashion Lebih Dari Bahan Organik, Dilema yang Perlu Dipahami2 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
- Mengikuti Perjalanan Sampah Organik dari Rumah sampai Jadi Kompos2 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385628/original/052784000_1793262302-Screenshot_2026-10-29_145400.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385832/original/052292900_1793271387-Bimas_Hindu_-_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385643/original/061071200_1793262745-cek_fakta_bpjs_kopdes.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321860/original/097207600_1786506941-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-12T105431.565.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345419/original/052076300_1789031170-Gudang_amunisi_Suriah_meledak.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9369246/original/020981900_1791514051-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2382130/original/033696100_1539352022-20181012-Gedung_Putih.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9308203/original/021017300_1785132435-Abdul_Ballout.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740422/original/078699100_1707701814-fotor-ai-2024021283356.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4631063/original/032792800_1698793366-Tenggat_Waktu_Deportasi_Picu_Eksodus_Warga_Afghanistan_dari_Pakistan-AP__7_.jpg)