Liputan6.com, Surabaya - Kepolisian Resort Pasuruan kesulitan menginterogasi YN, penganiaya LAS, bocah usia 9 tahun yang dipukuli di tepi jurang. YN susah diajak komunikasi dan sesekali, dia tersenyum sendiri tanpa ada sesuatu hal yang lucu.
Kapolres Pasuruan AKBP Muhammad Aldian menuturkan pihaknya belum bisa memastikannya motif kekerasan tersebut. Pelaku sangat susah diajak komunikasi dan cenderung diam.
"Tidak mau berbicara di hadapan penyidik. Makanya, kami juga kesulitan. Tapi kami akan berusaha maksimal untuk mendalami kasus ini," tutur Kapolres saat dikonfirmasi Liputan6.com melalui sambungan telepon seluler, Sabtu, 31 Desember 2016.
Dari informasi yang dihimpun Liputan6.com, YN terlihat seperti orang linglung saat diinterogasi penyidik di ruang Pidum Satreskrim Polres Pasuruan. YN hanya duduk sambil menundukkan kepala dan berdiam diri.
Padahal di hadapannya, ada seorang penyidik yang sudah berulang kali melontarkan pertanyaan kepadanya. Namun, tak satupun pertanyaan dari penyidik yang dijawabnya. Bahkan, ia sesekali tersenyum sendiri tanpa ada suatu hal yang lucu.
"Kemarin, kami sudah bawa terduga pelaku kekerasan YN ini ke RSJ Lawang, untuk hasilnya belum keluar dan kami masih menunggunya. Kenapa kami bawa ke RSJ Lawang, karena YN ini mengaku tidak ingat dengan kejadian ini dan pura-pura lupa. Makanya, kami pastikan dulu kondisi psikisnya," kata Kapolres.
Sebelumnya, LAS (9) warga Sukoreno, Kecamatan Prigen, Pasuruan dilarikan ke RSUD Bangil, pada Jumat pagi, 30 Desember 2016. Dia mengalami luka lebam membiru di sebagian tubuhnya. Bocah kelas 3 di sebuah Sekolah Dasar (SD) ini juga mengalami trauma yang parah.
Korban diculik tetanggannya yang berinisial YN. YN menganiaya LAS berulang kali dengan cara dipukul dan sebagainya. Puncaknya, YN memotong kemaluan korban. LAS ditemukan tak sadarkan diri di dalam jurang dengan kedalaman 10 meter dengan kondisi luka di sejumlah tubuhnya.
Kondisi anak perempuan itu kini berangsur membaik. "Kondisinya sudah mulai membaik, syukur allhamdulillah. Semoga LAS bisa cepat sembuh dan pulih dari traumannya sekarang," kata Aldian usai menjenguk LAS di ruang Paviliun Tulip 3Â Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bangil Pasuruan Jawa Timur.
Kapolres menjelaskan, hasil visumnya menunjukkan bekas pukulan di wajah dan tubuh korban, baik itu benda keras maupun benda tumpul. Selain itu, ada bekas luka di kemaluan korban ini. Indikasinya, ada kekerasan yang dialami korban di kemaluannya.
"Dipotong atau tidak, kami masih akan pelajari lebih lanjut. Yang jelas, kami akan terapkan pasal undang-undang anak dalam kasus ini," ujar Kapolres.
Diinterogasi, Pria Pelempar Anak ke Jurang Senyum-Senyum Sendiri
Pria pelempar anak ke jurang itu sempat dikirim ke Rumah Sakit Jiwa.
Copy Link
Batalkan
Advertisement
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Kelola Sampah Jadi Energi, PSEL Bogor Raya 1 Kurangi Emisi 640.000 Ton1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350795/original/061905200_1789630521-ChatGPT_Image_17_Sep_2026__14.15.53.jpg)
- 1.200 Ton Sampah Bandung Diolah Jadi Sumber Energi1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4647050/original/096680300_1699881296-Tempat_Sampah.jpeg)
- Tekan Polusi, Jaksel Gencarkan Penghijauan2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347871/original/082698900_1789371708-ChatGPT_Image_14_Sep_2026__14.36.52.jpg)
- Petani Sawit Swadaya Dapat Dukungan Rantai Pasok Berkelanjutan2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352169/original/056693800_1789732852-Foto_1_credit_WWF-Indonesia_Ilham_Andriansyah.jpg)
- Mengenal Perdagangan Karbon Sebagai Sumber Ekonomi Baru2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346285/original/094214300_1789120119-file_0000000047f882308af83e40b22f096a.jpg)
- Jakarta Padamkan Lampu 60 Menit pada 19 September, Cek Lokasinya2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1176605/original/028391000_1458444646-20160319-Earth-Hour-di-kawasan-Bundaran-HI-Fanani-4.jpg)
- Jangan Diburu! Penyu Jadi Spesies Kunci dalam Keseimbangan Ekosistem Laut4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3929526/original/096494900_1644470631-jesse-schoff-Ph2KtIqKs7c-unsplash.jpg)
- Saat Rak Supermarket Jadi Kunci Dorong Pola Makan Lebih Sehat dan Ramah Lingkungan4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349154/original/070984700_1789475303-WhatsApp_Image_2026-09-15_at_7.23.17_PM.jpeg)
- Bappenas Soroti Dekarbonisasi Industri dan Pembiayaan Hijau1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5349953/original/059135700_1757945389-Bapenas.jpg)
- Di KTT BRICS, Prabowo Ajak Anggota Manfaatkan Ekonomi Hijau dan Mineral Kritis1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346936/original/048560000_1789222746-WhatsApp_Image_2026-09-12_at_19.50.01.jpg)
- Target 100 Persen Sampah Terkelola pada 2029, Ini Strategi KLH1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5010796/original/017006400_1731931573-20241117_084948.jpg)
- Pasar Karbon Berkualitas Bukan Sekadar Kejar Nilai Ekonomi1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3518881/original/000279300_1627027346-karbon_un.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346108/original/077588800_1789110397-cek_fakta_cpns_imigrasi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297473/original/054602700_1784094013-cek_fakta_BRI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350433/original/029287200_1789615728-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-17T102714.549.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340558/original/047338600_1788510282-cek_fakta_-_BNI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5568537/original/060232300_1777362085-4.jpg)