Liputan6.com, Bengkulu - Menyambut Hari Dokter Nasional, ratusan mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Bengkulu berunjuk rasa di halaman kantor gubernur dan DPRD Provinsi Bengkulu. Para mahasiswa yang didukung Ikatan Dokter Indonesia itu menolak program Dokter Layanan Prima (DLP) yang digagas Kementerian Kesehatan RI.
Program itu mewajibkan para mahasiswa program kedokteran umum untuk menambah masa studi selama tiga tahun atau mengambil program studi Dokter Layanan Prima selama tiga tahun.
Korlap aksi Gandar Kusuma dalam orasinya menyatakan, program DLP sangat memberatkan. Program itu membuat masa perkuliahan mahasiswa kedokteran semakin panjang dari sekarang yang mencapai tujuh tahun. Masa berkuliah di fakultas kedokteran empat tahun, dilanjutkan koas selama dua tahun, dan program profesi selama satu tahun.
Jika ditambah DLP tiga tahun lagi, mahasiswa minimal membutuhkan waktu sepuluh tahun untuk mendapatkan izin praktik. "Alangkah beratnya, pemerintah jangan membuat kebijakan yang tidak masuk akal," ujar Gandar di Bengkulu, Senin (24/10/2016).
Ketua IDI Bengkulu Syafrinaldi menyatakan, pihaknya akan membantu perjuangan para mahasiswa. Ia menilai pemberlakuan DLP semakin mempersulit mahasiswa mendapatkan lisensi praktek. Padahal, Bengkulu sebagai wilayah yang dianggap tertinggal sangat membutuhkan para dokter untuk segera terjun ke pelosok.
"Ada pertemuan dengan pihak pemerintah daerah dan DPRD. Mereka sepakat untuk membuat surat kepada pemerintah pusat supaya kebijakan ini ditinjau ulang," kata Syafrinaldi.
Mahasiswa Kedokteran Bengkulu Tolak Program Dokter Layanan Prima
Penolakan mahasiswa kedokteran Bengkulu itu didukung oleh IDI Bengkulu.
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1382737/original/081009300_1477282267-IMG_20161024_093616.jpg)
Perbesar
Advertisement
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Kelola Sampah Jadi Energi, PSEL Bogor Raya 1 Kurangi Emisi 640.000 Ton1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350795/original/061905200_1789630521-ChatGPT_Image_17_Sep_2026__14.15.53.jpg)
- 1.200 Ton Sampah Bandung Diolah Jadi Sumber Energi2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4647050/original/096680300_1699881296-Tempat_Sampah.jpeg)
- Tekan Polusi, Jaksel Gencarkan Penghijauan3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347871/original/082698900_1789371708-ChatGPT_Image_14_Sep_2026__14.36.52.jpg)
- Petani Sawit Swadaya Dapat Dukungan Rantai Pasok Berkelanjutan3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352169/original/056693800_1789732852-Foto_1_credit_WWF-Indonesia_Ilham_Andriansyah.jpg)
- Mengenal Perdagangan Karbon Sebagai Sumber Ekonomi Baru3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346285/original/094214300_1789120119-file_0000000047f882308af83e40b22f096a.jpg)
- Jakarta Padamkan Lampu 60 Menit pada 19 September, Cek Lokasinya3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1176605/original/028391000_1458444646-20160319-Earth-Hour-di-kawasan-Bundaran-HI-Fanani-4.jpg)
- Jangan Diburu! Penyu Jadi Spesies Kunci dalam Keseimbangan Ekosistem Laut5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3929526/original/096494900_1644470631-jesse-schoff-Ph2KtIqKs7c-unsplash.jpg)
- Saat Rak Supermarket Jadi Kunci Dorong Pola Makan Lebih Sehat dan Ramah Lingkungan5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349154/original/070984700_1789475303-WhatsApp_Image_2026-09-15_at_7.23.17_PM.jpeg)
- Bappenas Soroti Dekarbonisasi Industri dan Pembiayaan Hijau1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5349953/original/059135700_1757945389-Bapenas.jpg)
- Di KTT BRICS, Prabowo Ajak Anggota Manfaatkan Ekonomi Hijau dan Mineral Kritis1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346936/original/048560000_1789222746-WhatsApp_Image_2026-09-12_at_19.50.01.jpg)
- Target 100 Persen Sampah Terkelola pada 2029, Ini Strategi KLH1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5010796/original/017006400_1731931573-20241117_084948.jpg)
- Pasar Karbon Berkualitas Bukan Sekadar Kejar Nilai Ekonomi1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3518881/original/000279300_1627027346-karbon_un.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5491146/original/066985700_1770086696-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-03T094228.234.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354030/original/018131800_1789992594-cek_fakta_KM_Virgo_1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4769936/original/006475700_1710237097-bank_papua_hoaks.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5141760/original/081875600_1740382803-IMG-20250224-WA0113.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4202190/original/018865100_1666620031-044254600_1463737593-800px-Stovia_5.jpg)