Liputan6.com, Bandung - Masih ingat dengan kasus pembongkaran bangunan oleh PTÂ KAI di Bandung pada 26 Juli 2016 lalu? Saat itu, KAI menegaskan tidak akan memberi ganti rugi kepada korban pembongkaran.
Namun belakangan, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengatakan, warga korban penggusuran telah ditempatkan secara baik dan layak di Rusunawa Rancacili.
"Warga BDG, 39 KK yg rumahnya tergusur PT KAI sudah ditempatkan dg baik dan layak di Apartemen Rancacili. nuhun." tulis lelaki yang akrab disapa Emil dalam akun Twitternya @ridwankamil, Selasa, 16 Agustus 2016.
Tapi, tidak semua warga korban penggusuran sudah mendapatkan tempat berteduh yang layak. Rosyid Nuryadin, salah seorang penggusuran area Stasiun Bandung, Jalan Stasiun Barat, Kecamatan Andir, Kota Bandung menuturkan, dari 63 kepala keluarga, 17 di antaranya masih terlunta-lunta.
Bahkan, sebagian dari mereka tinggal di bedeng yang biasa digunakan para pekerja proyek pembangunan.
"Banyak yang tidur di tempat disekat menggunakan triplek seperti bedeng, jadi banyak yang menumpang di sanak saudaranya," kata Rosyid saat ditemui lokasi penggusuran Stasiun Bandung, Jalan Stasiun Barat, Kecamatan Andir, Kota Bandung, Jabar, Rabu (17/8/2016).
Selain itu, Pemerintah Kota Bandung juga membebankan biaya penyewaan rusunawa Rp 125 ribu setiap bulannya serta ditambah biaya pemakaian listrik. Biaya itu dinilai memberatkan karena kebanyakan korban penggusuran kehilangan sumber pendapatan setelah digusur.
"Banyak warga yang mencoba berjualan karena kita ditempatkan di lantai 5, banyak yang bangkrut lagi, sehingga ada rencana warga akan membuka lagi usaha di lokasi ini (bekas penggusuran)," ucap dia.
Rosyid meminta agar Pemerintah Kota Bandung lebih memperhatikan warga korban penggusuran, terutama masalah perekonomian warga. "Cukup hanya warga saya yang terakhir menderita, jangan sampai rakyat lain dan warga lain karena pemindahan kita ke rusunawa bukan penyelesaian yang baik dan sesuai harapan," tutur Rosyid.
17 KK Korban Penggusuran Stasiun Bandung Tinggal di Bedeng
Warga korban penggusuran kawasan Stasiun Bandung menilai pemindahan ke Rusunawa Rancacili bukan solusi tepat.
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1298567/original/080471700_1469520270-2016-07-26_14.11.02.jpg)
Perbesar
Advertisement
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Industri Pertambangan Diminta Perkuat Dekarbonisasi4 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3940632/original/006857000_1645419592-caterpillar_6020b_equipina.jpg)
- PepsiCo Indonesia dan Bali Waste Cycle Ubah Limbah Plastik Jadi Papan Penunjuk Arah12 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355283/original/019472000_1790097211-WhatsApp_Image_2026-09-23_at_00.04.59.jpeg)
- Kelola Sampah Jadi Energi, PSEL Bogor Raya 1 Kurangi Emisi 640.000 Ton2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350795/original/061905200_1789630521-ChatGPT_Image_17_Sep_2026__14.15.53.jpg)
- 1.200 Ton Sampah Bandung Diolah Jadi Sumber Energi3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4647050/original/096680300_1699881296-Tempat_Sampah.jpeg)
- Tekan Polusi, Jaksel Gencarkan Penghijauan4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347871/original/082698900_1789371708-ChatGPT_Image_14_Sep_2026__14.36.52.jpg)
- Petani Sawit Swadaya Dapat Dukungan Rantai Pasok Berkelanjutan4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352169/original/056693800_1789732852-Foto_1_credit_WWF-Indonesia_Ilham_Andriansyah.jpg)
- Mengenal Perdagangan Karbon Sebagai Sumber Ekonomi Baru4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346285/original/094214300_1789120119-file_0000000047f882308af83e40b22f096a.jpg)
- Jakarta Padamkan Lampu 60 Menit pada 19 September, Cek Lokasinya4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1176605/original/028391000_1458444646-20160319-Earth-Hour-di-kawasan-Bundaran-HI-Fanani-4.jpg)
- Jangan Diburu! Penyu Jadi Spesies Kunci dalam Keseimbangan Ekosistem Laut6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3929526/original/096494900_1644470631-jesse-schoff-Ph2KtIqKs7c-unsplash.jpg)
- Saat Rak Supermarket Jadi Kunci Dorong Pola Makan Lebih Sehat dan Ramah Lingkungan6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349154/original/070984700_1789475303-WhatsApp_Image_2026-09-15_at_7.23.17_PM.jpeg)
- Bappenas Soroti Dekarbonisasi Industri dan Pembiayaan Hijau1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5349953/original/059135700_1757945389-Bapenas.jpg)
- Di KTT BRICS, Prabowo Ajak Anggota Manfaatkan Ekonomi Hijau dan Mineral Kritis1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346936/original/048560000_1789222746-WhatsApp_Image_2026-09-12_at_19.50.01.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354907/original/059583400_1790065976-cek_fakta_blt_kesra.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355036/original/052934100_1790070144-FALSE__3_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287484/original/056615100_1783229292-bansos_pkh_bpnt.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9353323/original/048061500_1789960533-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-21T101401.683.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1216153/original/012348000_1461730024-RK.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5430846/original/081024900_1764676311-rk3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5533582/original/000661600_1773744865-IMG_2841.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5324168/original/096678300_1755843657-20250822-Lisa_M-HEL_9.jpg)