Sukses

Beda Zakat Mal dan Zakat Fitrah yang Wajib Diketahui Umat Muslim, Jangan Sampai Salah

Liputan6.com, Jakarta Beda zakat mal dan zakat fitrah harus diketahui oleh seluruh umat muslim. Keduanya merupakan zakat yang wajib ditunaikan oleh umat islam yang memenuhi syarat. Apalagi zakat merupakan salah satu rukun islam.

Beda zakat mal dan zakat fitrah dapat dibagi berdasarkan hukum, waktu pemberian, serta rukun dan syarat zakatnya. Zakat fitrah lebih terkenal dengan pelaksanaannya yang dilakukan di akhir bulan Ramadan dan sebelum salat idul fitri. Sedangkan zakat mal merupakan zakat harta benda yang wajib dikeluarkan seorang muslim yang telah berpenghasilan.

Oleh karena itu, seluruh umat muslim wajib mengerti dan memahami tentang beda zakat mal dan zakat fitrah ini. Jangan sampai salah mengartikan karena kedua jenis ini memiliki beberapa perbedaan yang tidak bisa disetarakan.

Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Jumat (17/5/2019) tentang beda zakat mal dan zakat fitrah.

2 dari 3 halaman

Pengertian Zakat Mal dan Zakat Fitrah

Zakat Mal

Zakat mal adalah zakat yang wajib ditunaikan oleh seorang umat muslim dari harta yang diperolehnya dari usaha atau kerja dengan besaran dan waktu yang telah ditentukan. Harta menurut istilah adalah segala sesuatu yang dapat dimiliki atau dikuasai dan dapat digunakan atau dimanfaatkan.

Sesuatu bisa dikatakan harta atau mal apabila memenuhi syarat syarat beriktu, yaitu dapat dimiliki, disimpan, dan dikuasai. Serta dapat diambil manfaatnya sesuai dengan galibnya. Sebagai contoh rumah, mobil, ternak, hasil pertanian, emas, perak, uang, dan lain sebagainya.

Syarat harta yang wajid untuk dizakati yaitu:

1. Milik penuh

2. Bertambah atau berkembang

3. Cukup nisab

4. Lebih dari kebutuhan pokok

5. Bebas dari hutang

6. Sudah berlalu satu tahun

Nisab zakat mal adalah sebesar 85 gram emas dengan tariff zakatnya 2,5%. Begini cara menghitung zakat mal yang harus kamu bayarkan: 2,5% x Jumlah harta yang tersimpan selama 1 tahun.

 

Zakat Fitrah

Sementara Zakat fitrah adalah zakat yang wajib dibayarkan seorang muslim pada akhir bulan Ramadan hingga sebelum salat idul fitri. Zakat fitrah biasanya dikeluarkan dengan nilai setara dengan 3,5 liter atau 2,5 kg makanan pokok yang biasa dimakan oleh orang yang berzakat tersebut.

Zakat fitrah harus ditunaikan setiap tahun pada waktunya yang telah disebutkan sebelumnya. Hal inilah yang menjadi beda zakat mal dan zakat fitrah yang paling utama.

Sebagaimana tercantum pada hadits Rasulullah SAW mengatakan:

“Barangsiapa yang menunaikan zakat fitrah sebelum shalat Id maka zakatnya diterima dan barangsiapa yang menunaikannya setelah shalat Id maka itu hanya dianggap sebagai sedekah di antara berbagai sedekah.” (HR. Abu Daud).

Kualitas makanan pokok yang dijadikan zakat fitrah harus sesuai dengan kualitas makanan pokok yang dikonsumsi sehari-hari oleh orang yang berzakat. Zakat fitrah bertujuan untuk menyucikan harta dan menyempurnakan puasa, karena setiap harta yang kamu miliki, ada sebagian hak orang lain.

Oleh karena itu, tidak ada alasan untuk tidak menunaikan zakat fitrah karena hal ini diwajibkan bagi setiap muslim baik laki-laki maupun perempuan, dari orang tua sampai anak kecil sekalipun.

3 dari 3 halaman

Beda Zakat Mal dan Zakat Fitrah

1. Perebedaan Waktu Menunaikan

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, beda zakat mal dan zakat fitrah yang paling utama tentunya adalah pada perbedaan waktu menunaikannya. Zakat mal adalah zakat yang ditunaikan saat harta yang kamu miliki telah mencapi nisab dan haulnya. Dimana nisab adalah batas terendah jumlah harta yang dimiliki, dan haul adalah waktu yang harus dipenuhi dari kepemilikan sebuah harta.

Sedangkan zakat fitrah seperti yang telah sama sama umat muslim ketahui, merupakan zakat yang dibayarkan di akhir bulan Ramadan sebelum salat idul fitri. Zakat fitrah ini wajib ditunaikan oleh seluruh umat muslim terlepas dari umurnya. Jadi telah jelas bahwa salah satu beda zakat mal dan zakat fitrah adalah dalam waktu menunaikannya.

2. Perbedaan Peruntukan

Beda zakat mal dan zakat fitrah yang kedua adalah perbedaan peruntukan kedua zakat tersebut. Zakat mal sendiri adalah zakat harta. Zakat mal ditunaikan untuk membersihkan harat dari hak hak yang dimiliki oleh para fakir dan miskin.

Seperti firman Allah SWT dalam QS At-Taubah: "Dan orang-orang yang menyimpan emas dan perak dan tidak menafkahkannya pada jalan Allah, maka beritahukanlah kepada mereka (bahwa mereka akan mendapat) siksa yang pedih.” (QS. at-Taubah/9:34-35)

Sementara zakat fitrah dimaksudkan untuk diri si pembayar zakat, yaitu sebagai pembersih diri dari berbagai perbuatan kotor dan perbuatan sia sia.  Sebagaimana Nabi Muhammad SAW telah bersabda dalam suatu hadits: "Rasulullah SAW telah mewajibkan zakat fitrah sebagai pembersih bagi orang yang berpuasa dari perbuatan yang sia-sia dan yang kotor, dan sebagai makanan bagi orang-orang miskin.“(Hasan: Shahihul Ibnu Majah)

Jadi dari peruntukannya, telah jelas beda zakat mal dan zakat fitrah, dimana zakat mal diperuntukan untuk membersihkan harta dari hak fakir dan miskin, sedangkan zakat fitrah diperuntukan untuk membersihkan diri sendiri dari perbuatan sia sia.

3. Perbedaan Jumlah Zakat

Beda zakat mal dan zakat fitrah yang selanjutnya adalah jumlah zakat yang wajib ditunaikan. Zakat mal ditunaikan tergantung kepada besaran yang telah ditentukan dalam ilmu fiqih, sedangkan zakat fitrah dapat ditunaikan minimal sebanyak makanan pokok yang mengenyangkan atau rata-rata 2,5 kg beras.

4. Perbedaan orang yang wajib berzakat

Beda zakat mal dan zakat fitrah selanjutnya adalah pada orang yang wajib menunaikannya. Zakat mal diwajibkan kepada orang yang merdeka serta memiliki harta yang telah sempurna mencapai nisab dan haulnya. Sedangkan zakat fitrah diwajibkan bagi semua umat muslim yang lahir sebelum terbenam matahari pada bulan Ramadan dan mempunyai kelebihan harta walaupun hanya sedikit. Jadi telah jelas beda zakat mal dan zakat fitrah yang harus kamu ketahui.