Liputan6.com, Jakarta - Bagi yang belum mendapatkan tiket mudik, mungkin ini bisa jadi solusi. Dua perusahaan yakni PT Jasa Raharja dan PT Sido Muncul menyediakan fasilitas mudik gratis.
Jasa Raharja akan mengalihkan sekitar 30.648 pemotor mudik dengan bus dan kereta api melalui program Mudik Gratis Bersama Jasa Raharja 2015.
Direktur Utama PT Jasa Raharja, Budi Setiyarso mengatakan, ini merupakan kedelapan kalinya pihaknya menggelar program mudik gratis sejak 2007. Tujuan mudik gratis ini memudahkan pemudik sampai tujuan tanpa mengalami kecelakaan.
"Risiko kecelakaan di jalan bagi para pemudik yang menggunakan sepeda motor sangat tinggi. Sebab itu, untuk meminimalisir maka kami adakan lagi program Mudik Gratis," ujar Budi Setiyarso.
Budi menjelaskan, pihaknya sudah menyediakan 500 bus dan 3 rangkaian kereta api untuk mengangkut sekitar 30 ribu lebih pemudik dengan 64 kota tujuan berbeda.
Kegiatan ini akan berlangsung mulai 11 Juli 2015 menggunakan bus. Sedangkan 3 rangkaian kereta api 12 Juli 2015. Pendaftaran melalui online dan SMS pada 4 sampai 30 Mei 2015, dan pendaftaran langsung tanggal 24 sampai dengan 28 Juli 2015 di Gedung Jasa Raharja Nyi Ageng Serang.
Sementara PT Sido Muncul akan menyediakan 320 unit bus untuk mengangkut pemudik. Presiden Direktur PT Sido Muncul Irwan Hidayat menuturkan, pihaknya telah mengadakan program mudik bareng gratis untuk ke-26 kalinya. Total sudah sekitar 280 ribu orang mengikuti program mudik tersebut.
"Target 20 ribu orang bisa terangkut dalam program ini. Karena diprediksi ada sekitar 6 sampai 7 juta orang akan mudik, jadi ingin meringankan beban itu," ujar Irwan.
Irwan melanjutkan, program mudik seperti ini seharusnya mendapat dukungan dari pihak pemerintah. Karena setiap tahun jumlah pemudik selalu bertambah. "Jadi bukannya dilarang, tapi harus didukung untuk bisa mengatasi solusi pemudik," kata Irwan Hidayat.
Terkait peserta, pihaknya belum menentukan apakah masih sama seperti tahun lalu yakni penjual jamu dan masyarakat umum. "Kalau rute mudiknya dari barat ke timur," ujar Irwan. (Nrm)
Kehabisan Tiket, Ikut Saja Mudik Gratis 2 Perusahaan Ini
Dua perusahaan yakni PT Jasa Raharja dan PT Sido Muncul menyediakan fasilitas mudik gratis.
![[Bintang] Tiket Kereta Api Habis, Ikut Mudik Gratis](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/BV3uEH20GiNFzx6Kbq1oMc2vgyY=/1280x720/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/874946/original/086934700_1431424623-mudik_2_jurnalmetro.jpg)
Perbesar
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Ketika Antibiotik Tak Lagi Mempan, AI Bikin Virus untuk Bunuh Infeksi Kronis22 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4058765/original/090496100_1655735658-Vaksinasi_Flu.jpg)
- Abrasi dan Rob Ancam 400 Hektare di Batang, 1.000 Mangrove Ditanam2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
- PHE Bidik Peluang Indonesia Jadi Hub Penyimpanan Karbon Asia3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
- Limbah Dibidik Jadi Sumber Energi Rendah Karbon3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
- Startup Ini Klaim Sembuhkan Infeksi Pakai Virus Buatan AI, Ilmuwan Minta Bukti3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
- Cerita Puluhan Istri Petani di Sorong Ubah Jantung Pisang Jadi Abon4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
- Menyemai Harapan dari Limbah Kelapa Lewat Karya Kreatif Komunitas Disabilitas1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
- Sustainable Fashion Lebih Dari Bahan Organik, Dilema yang Perlu Dipahami1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
- Mengikuti Perjalanan Sampah Organik dari Rumah sampai Jadi Kompos1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
- Konservasi Penyu Lekang di Pantai Biaung Perkuat Perlindungan Ekosistem Pesisir1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
- Taman Kuliner Ramah Lingkungan di Embung Doho Wonogiri, Dukung UMKM Lokal1 minggu yang lalu
- Menag Nasaruddin Ajak Tobat Ekologis, Ingatkan Bahaya Eksploitasi Alam2 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382785/original/072637300_1793009878-cek_fakta_-_bantuan_pupuk.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361587/original/019138200_1790739278-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-30T103330.320.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8805424/original/032384700_1782904857-Cek_fakta_-_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9339870/original/093361500_1788432663-WhatsApp_Image_2026-09-03_at_5.47.40_PM.jpeg)
