Liputan6.com, Bogor - Arus lalu lintas di jalur wisata Puncak, Bogor, Jawa Barat, ramai lancar. Pantauan di Pospol Gadog hingga pukul 11.00 WIB belum terlihat adanya peningkatan volume kendaraan yang melintas.
Kasatlantas Polres Bogor AKP M. Chaniago mengatakan, kendaraan masih didominasi oleh mobil pelat B. Pihaknya sempat memberlakukan buka tutup arus lalu lintas pada pukul 08.30 WIB. Di mana kendaraan dari Riung Gunung, Puncak ditutup sedangkan dari pintu keluar Tol Ciawi ke arah Puncak menggunakan 2 jalur.
"Kita tutup di Puncak dan melakukan pendorongan ke arah Jakarta, melakukan pendorongan hingga arah dari Jakarta bisa menggunakan 2 jalur supaya lancar arah ke atas," paparnya kepada Liputan6.com, Sabtu (2/8/2014).
Ada memang beberapa titik kepadatan, namun tidak begitu parah seperti di tanjakan Selarong Megamendung, Taman Wisata Matahari, Pasar Cisarua dan Taman Safari. "Ada sedikit kapadatan di depan rumah makan Bumi Nini karena ada bus mogok, tapi kepadatan sudah diurai," papar Chaniago.
Pihaknya menyarankan kepada pengendara agar bersabar dalam antrean dan tidak melakukan pelambungan-pelambungan jalur karena cara itu bukan solusi, melainkan biang kemacetan.
"Kami juga mengimbau kepada pengendaara untuk berhati-hati selama melakukan perjalanan di kawasan puncak. Terutama di titik-titik tawan kemacetan dan juga longsor," ujarnya.
Ditambah bila cuaca sedang buruk, kabut akan menyelimuti kawasan Puncak sehingga jarak pandang akan terbatas.
"Diperkirakan arus kendaraan akan meningkat kembali pada sore hari, mengingat banyak orang yang akan menghabiskan hari libur Lebaran," pungkasnya.
Jalur Puncak Ramai Lancar, Kepadatan Diprediksi Petang Nanti
Pantauan di Pospol Gadog hingga pukul 11.00 WIB belum terlihat adanya peningkatan volume kendaraan yang melintas di jalur Puncak.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/714018/original/IMG03823-20140725-1057.jpg)
Perbesar
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- PHE Bidik Peluang Indonesia Jadi Hub Penyimpanan Karbon Asia21 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
- Limbah Dibidik Jadi Sumber Energi Rendah Karbon1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
- Startup Ini Klaim Sembuhkan Infeksi Pakai Virus Buatan AI, Ilmuwan Minta Bukti1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
- Cerita Puluhan Istri Petani di Sorong Ubah Jantung Pisang Jadi Abon2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
- Menyemai Harapan dari Limbah Kelapa Lewat Karya Kreatif Komunitas Disabilitas1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
- Sustainable Fashion Lebih Dari Bahan Organik, Dilema yang Perlu Dipahami1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
- Mengikuti Perjalanan Sampah Organik dari Rumah sampai Jadi Kompos1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
- Konservasi Penyu Lekang di Pantai Biaung Perkuat Perlindungan Ekosistem Pesisir1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
- Taman Kuliner Ramah Lingkungan di Embung Doho Wonogiri, Dukung UMKM Lokal1 minggu yang lalu
- Menag Nasaruddin Ajak Tobat Ekologis, Ingatkan Bahaya Eksploitasi Alam1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
- Sekolah Anak Pesisir di NTB Padukan Edukasi Lingkungan dan Ekonomi Lokal1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
- Petani dan Nelayan Bakal Ikut Menikmati Pembiayaan Karbon2 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381099/original/021116000_1792753524-cek_fakta_suahasil_-_dana_hibah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2214828/original/012272500_1526406975-pemadan_karhutla_sinar_mas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9376579/original/071076900_1792381433-Cek_Fakta__Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5441352/original/085354000_1765504848-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-12-12T084357.150.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262967/original/037733000_1781854981-publikasi_1781853751_6a34ee37ba05e.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309617/original/031426800_1785232355-eb73f19f-57fc-4f3f-a6d4-06cf9d046625.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8547170/original/093737600_1782489095-WhatsApp_Image_2026-06-26_at_21.04.22.jpeg)