Liputan6.com, Jakarta - Film komedi Indonesia jadul yang masih lucu ditonton menawarkan hiburan dengan humor khas yang tetap mengundang tawa meski sudah berlalu puluhan tahun. Ceritanya sering mengangkat kehidupan sehari-hari, kisah keluarga, hingga sindiran sosial yang dekat dengan pengalaman penonton.
Daya tarik film komedi Indonesia jadul yang masih lucu ditonton juga terletak pada karakter ikonik dan dialog jenaka yang mudah diingat. Gaya komedi sederhana justru menghadirkan nostalgia sekaligus memberikan hiburan lintas generasi.
Bagi pencinta sinema klasik, film komedi Indonesia jadul yang masih lucu ditonton bisa menjadi pilihan untuk mengisi waktu luang bersama keluarga atau teman. Sejumlah judul bahkan tetap menghibur berkat alur cerita yang menarik dan lelucon yang tak lekang oleh waktu.
Advertisement
Berikut Liputan6.com merangkum dari berbagai sumber tentang film komedi Indonesia jadul yang masih lucu ditonton, Sabtu (24/10/2026).
1. Mana Tahaaan... (1979)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381591/original/052172600_1792835270-Mana_Tahaaan...__1979_.jpg)
Rating IMDb: 7,1/10
Film garapan Nawi Ismail ini menjadi salah satu karya awal Warkop yang dibintangi Dono, Kasino, dan Indro. Ceritanya mengikuti kehidupan sejumlah pemuda yang tinggal di rumah kos dan menghadapi berbagai persoalan sehari-hari. Interaksi antartokoh, kekacauan di tempat tinggal, dan humor spontan menjadi daya tarik film ini.
2. Gengsi Dong (1980)
Rating IMDb: 6,7/10
Dono, Kasino, dan Indro membintangi komedi tentang tiga pemuda dari keluarga berada yang sama-sama jatuh cinta kepada Rika, putri seorang dosen. Persaingan mereka tidak lepas dari gengsi, status keluarga, dan keinginan untuk memenangkan hati perempuan yang sama. Situasi tersebut memunculkan berbagai kejadian kocak.
3. Pintar-Pintar Bodoh (1980)
Rating IMDb: 7,3/10
Disutradarai Arizal, film ini menampilkan trio Warkop dalam cerita komedi yang mengandalkan tingkah laku konyol dan kesalahpahaman. Dono, Kasino, dan Indro menghadapi berbagai situasi yang berkembang menjadi kekacauan. Humor khas mereka menjadi daya tarik utama yang membuat film ini layak masuk daftar tontonan klasik.
Advertisement
4. Dongkrak Antik (1982)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381592/original/052607300_1792835270-Dongkrak_Antik__1982_.jpg)
Rating IMDb: 7,2/10
Dono, Kasino, Indro, dan Mat Solar berperan sebagai pegawai magang di sebuah hotel yang dikelola Paulus. Perbedaan karakter dan tingkah laku mereka menimbulkan berbagai masalah selama bekerja. Kehidupan di lingkungan hotel menjadi latar bagi komedi situasi yang menghibur.
5. Chips Dalam Kejutan (1983)
Rating IMDb:Â
Film ini menampilkan parodi organisasi CHIPS, singkatan dari Cara Hebat Ikut Penanggulangan Sosial. Organisasi tersebut digambarkan mengenakan seragam menyerupai petugas California Highway Patrol, tetapi tidak memiliki hubungan dengan kepolisian. Berbagai upaya anggotanya dalam menjalankan tugas sosial menjadi sumber humor. Judul ini lebih tepat digunakan daripada CHIPS (1982) pada naskah awal.
6. Maju Kena Mundur Kena (1983)
Rating IMDb: 7,2/10
Dono dan Indro tinggal bersama di sebuah kos sekaligus bekerja di bengkel Beringin Motor milik Kasino. Kasino memiliki pandangan negatif terhadap perempuan dan kerap memperingatkan kedua temannya agar tidak mudah jatuh cinta. Namun, persoalan asmara justru membuat mereka terjebak dalam situasi yang bertentangan dengan nasihat tersebut.
7. Tarsan Kota (1974)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381593/original/054600800_1792835270-Tarsan_Kota__1974_.jpg)
Rating IMDb: 6,6/10
Dibintangi Benyamin S. dan Ida Royani, film ini terinspirasi dari kisah Tarzan. Ida tersesat saat mengikuti perburuan harimau bersama ayahnya dan Kamdi, kemudian diselamatkan oleh Tarsan yang hidup di hutan. Ida lalu mengajak Tarsan ke kota untuk mengenalkannya pada kehidupan modern. Perbedaan kebiasaan dan lingkungan menjadi sumber berbagai kejadian lucu.
8. Betty Bencong Slebor (1978)
Rating IMDb: 7,3/10
Benyamin S. memerankan Betty, tokoh yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga. Bersama Bokir dan pemain lainnya, Betty terlibat dalam berbagai kejadian lucu di lingkungan tempatnya bekerja. Gaya bicara, ekspresi, dan interaksi antartokoh menjadi bagian penting dari humor film ini.
9. Benyamin Si Abunawas (1974)
Rating IMDb:
Film garapan Fritz G. Schadt ini dibintangi Benyamin S., Farida Arriany, dan Daeng Harris. Karya komedi klasik tersebut menjadi salah satu bagian dari perjalanan Benyamin S. di dunia perfilman Indonesia. Sinopsis terperinci mengenai kisah dua tokoh kembar yang disebutkan dalam naskah awal belum dapat dipastikan, sehingga sebaiknya tidak ditulis sebagai fakta tanpa sumber tambahan.
Advertisement
10. Kejarlah Daku Kau Kutangkap (1989)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381594/original/060752900_1792835270-Kejarlah_Daku_Kau_Kutangkap__1989_.jpg)
Rating IMDb: 7,9/10
Disutradarai Chaerul Umam, film komedi romantis ini dibintangi Deddy Mizwar sebagai Ramadhan dan Lydia Kandou sebagai Ramona. Hubungan keduanya diwarnai perbedaan karakter dan berbagai persoalan yang memicu pertengkaran serta kesalahpahaman. Interaksi mereka menghadirkan humor sekaligus menggambarkan dinamika hubungan asmara.
11. Ratu Amplop (1974)
Rating IMDb:
Film komedi garapan Nawi Ismail ini mengisahkan Beni yang terpikat kepada Ratmi, meskipun ia telah memiliki kekasih bernama Ida. Ratmi memperoleh gelar ratu setelah menyuap para juri, lalu wajahnya digunakan sebagai iklan biskuit oleh tempatnya bekerja. Ceritanya memadukan persoalan asmara dengan sindiran terhadap praktik suap dan kepentingan pribadi.
12. Benyamin Biang Kerok (1972)
Rating IMDb: 7,2/10
Benyamin S. memerankan Pengki, seorang sopir yang gemar mengerjai majikannya, Johan, beserta keluarganya. Ia juga sering memanfaatkan mobil sang majikan untuk bergaya seperti orang kaya dan menarik perhatian perempuan. Tingkah Pengki yang usil dan penuh akal-akalan menghadirkan komedi dengan nuansa Betawi yang kuat.
13. Manusia 6.000.000 Dollar (1981)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381595/original/075035100_1792835270-Manusia_6.000.000_Dollar__1981_.jpg)
Rating IMDb: 7,5/10
Film komedi Warkop ini mengisahkan Dono yang mengalami kecelakaan hingga harus menggunakan anggota tubuh bionik. Setelah mendapatkan kemampuan tersebut, ia bersama rekan-rekannya menghadapi misi penyelamatan seorang penyanyi yang diculik. Cerita yang memparodikan kisah pahlawan super ini dibalut dengan aksi konyol khas Warkop.
14. Ateng Sok Tahu (1976)
Rating IMDb:
Ateng dan Iskak merantau ke Jakarta untuk mencari peruntungan. Keduanya bekerja sebagai pembantu Bagio, yang kerap mengerjai mereka. Setelah bertemu Vivi dan Erni yang mobilnya mogok, mereka mendapatkan pekerjaan baru. Masalah kembali muncul ketika impian Iskak tentang Erni terdengar oleh ayah perempuan tersebut sehingga keduanya kehilangan pekerjaan lagi.
15. Setan Kredit (1981)
Rating IMDb: 7,0/10
Film Warkop ini menghadirkan Dono, Kasino, dan Indro dalam komedi yang memadukan humor keseharian dengan sindiran sosial. Judulnya mengangkat persoalan kredit yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Tingkah laku para tokoh dan berbagai kekacauan yang mereka hadapi menjadi bagian dari komedi khas trio tersebut.
16. Ketemu Jodoh (1973)
Rating IMDb:
Film komedi yang dibintangi Bagio ini mengisahkan pertemuannya dengan Dewi dan Yuli di Singapura. Ia menawarkan pekerjaan kepada keduanya, yang ternyata datang dari desa untuk menjaga rumah majikan yang sedang bepergian. Kesalahpahaman muncul ketika mereka mengetahui bahwa rumah tersebut ternyata milik Bagio sendiri.
Advertisement
Pertanyaan Seputar Film Komedi Indonesia Jadul yang Masih Lucu Ditonton
Apa saja film komedi Indonesia jadul yang masih lucu ditonton?
Beberapa pilihannya adalah Mana Tahaaan..., Gengsi Dong, Pintar-Pintar Bodoh, Benyamin Biang Kerok, dan Kejarlah Daku Kau Kutangkap.
Siapa komedian legendaris yang terkenal lewat film komedi jadul?
Dono, Kasino, Indro, Benyamin S., serta Ateng dan Iskak merupakan komedian legendaris yang membintangi banyak film komedi klasik Indonesia.
Mengapa film komedi Indonesia jadul masih menarik ditonton?
Film-film tersebut menawarkan humor khas, karakter ikonik, dan cerita sehari-hari yang menghibur sekaligus menghadirkan nostalgia.
Apa film komedi jadul yang cocok ditonton bersama keluarga?
Mana Tahaaan... dan Gengsi Dong bisa menjadi pilihan untuk menikmati komedi klasik. Sebaiknya periksa terlebih dahulu isi film agar sesuai dengan usia penonton.
Di mana bisa menonton film komedi Indonesia jadul?
Film komedi klasik dapat dicari melalui layanan streaming resmi, kanal YouTube pemegang hak siar, atau platform yang menyediakan koleksi film Indonesia lawas.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9376579/original/071076900_1792381433-Cek_Fakta__Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5441352/original/085354000_1765504848-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-12-12T084357.150.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5528523/original/006924900_1773286985-cek_fakta_-_ikan_budidaya_link_pendaftaran.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9380756/original/071937100_1792737316-Screenshot_2026-10-23_124005.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381590/original/051131400_1792835270-Pintar-Pintar_Bodoh__1980_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9378555/original/098076100_1792550850-IMG-20261020-WA0006.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372353/original/092539900_1791877484-LI6IMG-20261013-WA0013.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9370731/original/046717900_1791686585-asdfdsfyasaminjasem_1781006294_3915686462594052855_274043603.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332958/original/057338000_1787725479-1000619532.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9370522/original/078090300_1791635519-27975.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9369530/original/000312600_1791527756-L627983.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9367100/original/004473400_1791296287-27853.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363524/original/099898900_1790871797-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_22.03.39.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361230/original/098671200_1790685133-27125.jpg)