Sukses

Video Keanehan Hasil Quick Count yang Menangkan Prabowo

Liputan6.com, Jakarta - Sebanyak 4 dari 12 lembaga survei yang melakukan hitung cepat atau quick count memenangkan pasangan nomor urut 1 Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. Salah satunya adalah Lembaga Survei Nasional (LSN).

Dalam tayangan hasil quick count di RCTI pada Rabu 9 Juli malam, terlihat LSN menampilkan perolehan suara Prabowo-Hatta 50,60% dan Jokowi-JK 49,75%. Bila dijumlahkan, total suara 2 pasangan itu mencapai 100,35%. Tayangan itu pun beredar di Youtube dan bisa disaksikan di bawah ini.

Menurut Anggota Dewan Etik Perhimpunan Survei Opini Publik Indonesia (Persepi) Hamdi Muluk, total suara 2 pasangan seharusnya tidak melebihi 100%. Bila ada lembaga survei yang total suara quick count-nya lebih dari 100% maka patut dipertanyakan.

"Kalau quick count itu mesinnya otomatis menyesuaikan data yang masuk dari TPS dan tidak akan lebih 100%," jelas Hamdi kepada Liputan6.com di Jakarta, Kamis (10/7/2014).

Ia pun mempertanyakan apakah server yang digunakan LSN dan RCTI itu menampilkan data secara otomatis apa manual dengan cara di ketik. "Patut dipertanyakan apa itu menaruhnya secara manual?" ujar Hamdi.

Secara terpisah, Direktur Eksekutif Lembaga Survey Nasional (LSN), Umar S Bakry menjelaskan, lembaganya hanya bekerjasama dengan TV One dalam menayangkan hasil surveinya. Ia pun menuding RCTI telah menggunakan data LSN yang tidak akurat.

"Tolong sampaikan, itu RCTI datanya ngaco, nggak jelas sumbernya dari mana. Data quick count LSN di TV One tidak pernah ada data seperti itu. Karena mesin server itu sudah menghitung otomatis 100%," terang Umar.

"Harusnya RCTI kalau mau tampilkan data mesti konfirmasi dulu ke LSN atau TV One," imbuhnya.

Umar menduga RCTI menayangkan data LSN yang belum closed atau baru 96%.  "Ketika data sudah kami closed pada level 97,3%, perolehan suara Prabowo Hatta 50,19% dan Jokowi Kalla 49,81%. Dengan dengan margin of error +/- 1% maka quick count LSN tidak kelebihan apalagi sampai 0,35%," beber dia.

Justru, sambungnya, quick count LSN masih di dalam margin of error karena selisih antara kedua pasangan cuma 0,38%. "Berarti masih di bawah margin of error 1%, bukan kelebihan," tukas Umar.

Loading