Sukses

Dukung Jokowi-Ma'ruf Amin, TemanAhok Ganti Nama Jadi Sejuta Teman

Liputan6.com, Jakarta - Relawan pendukung Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok saat di Pilkada DKI Jakarta, TemanAhok menyatakan dukungannya pada pasangan bakal capres-cawapres Jokowi-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019. Para relawan ini mengubah nama dari TemanAhok menjadi Gerakan Sejuta Teman.

Koordinator Sejuta Teman yang juga salah satu pendiri TemanAhok, Mohammad Fathony mengatakan, sikap tersebut diambil setelah melalui berbagai diskusi, pertimbangan, bahkan jajak pendapat di sosial media TemanAhok.

"Hasilnya lebih dari 70 persen mayoritas responden kami di sosial media menyatakan, kami perlu terlibat mengawal Pilpres 2019, dan arah dukungannya ke pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin," ujar Fathony saat dihubungi Liputan6.com, Selasa (28/8/2018).

Fathony mengakui memang masih ada sejumlah pendukung Ahok yang masih belum bisa menerima pilihan Jokowi menjadikan KH Ma'ruf Amin sebagai cawapres. Namun demikian, pihaknya terus berupaya meyakinkan Jokowi-Ma'ruf merupakan pilihan tepat untuk pilpres mendatang.

"Sejauh ini kita berupaya meyakinkan dengan meng-counter isu hoax dengan kampanye-kampanye positif. Dan kami yakin, pendukung Pak Ahok akan bisa menerima keputusan ini," ucap dia.

Fathony pun menjelaskan, transformasi TemanAhok menjadi Sejuta Teman dilakukan untuk membedakan antara gerakan dukungan terhadap Ahok pada Pilgub DKI 2017 dengan Pilpres 2019.

"Misi TemanAhok telah selesai, dan untuk tahun 2019 kami harus tampil dengan nama yang berbeda, karena cakupannya juga beda" ujar Fathony.

 

* Update Terkini Jadwal Asian Games 2018Perolehan Medali hingga Informasi Terbaru dari Arena Asian Games 2018 dengan lihat di Sini

 

2 dari 2 halaman

Bantah Kabar Hoax

Meski demikian, menurut Fathony gerakan ini masih memiliki landasan yang sama dengan TemanAhok, yakni mendukung sosok pemimpin yang bersih dan terbukti kinerjanya.

Fathony menilai, saat ini iklim kampanye politik terutama di media sosial saat ini sangat memprihatinkan. Berbagai kabar bohong atau hoax banyak tersebar melalui kanal-kanal media sosial, dan pesan instan berantai.

Untuk itu, menurut Fathony, pihaknya akan bergerak mengumpulkan sebanyak-banyaknya relawan dalam upaya bisa memunculkan kembali iklim kampanye politik yang sehat, jujur, dan diskusi yang konstruktif di media sosial.

"Sejuta Teman juga akan berusaha mengumpulkan fakta untuk menangkal kabar-kabar bohong yang disebar sebagai kampanye hitam yang sifatnya fitnah,” ujar Fathony.

Fathony berharap semua warga Jakarta dan Indonesia pada umumnya yang mendukung Ahok di Pilkada DKI 2017 kemarin, bisa terlibat aktif mendukung Jokowi-Maruf di Pilpres 2019 mendatang.

“Mari kita kembali rapatkan barisan, menggalang dukungan, sejuta teman sejuta kebaikan,” ujar Fathony.

 

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: 

 

Loading
Artikel Selanjutnya
Anies Cabut Kasasi yang Diajukan Ahok Terkait Sodetan Ciliwung
Artikel Selanjutnya
Ahok hingga Komisioner KPK Melayat ke Rumah BJ Habibie