Sukses

Hasil Pleno KPUD, Bima Arya Menang Telak di Pilkada Kota Bogor

Liputan6.com, Jakarta - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bogor menggelar rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan suara Pilkada Kota Bogor. Rekapitulasi hasil perhitungan suara ini dilakukan di Ballroom Hotel Pajajaran Suite, kawasan Bogor Nirwana Residence (BNR), Kamis (5/7/2018) sore.
 
Hasil rekapitulasi menunjukkan pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor nomor urut 3 Bima Arya dan Dedie Rachim, memperoleh 215.708 atau 43.64 persen suara.
 
Bima-Dedie mengungguli pasangan nomor urut 1 Ahmad Ru'yat-Zaenul Mutaqin yang memperoleh 153.407 atau 31.03 persen suara.
 
Perbedaan perolehan suara yang cukup besar antara petahana dan lawannya, Ru'yat-Zaenul memang sudah nampak dari hasil rekapitulasi tingkat kecamatan. Pasangan yang diusung koalisi gemuk yaitu Partai Demokrat, PAN, Golkar, Nasdem, Hanura, PKB dan didukung Perindo ini unggul di seluruh kecamatan. 
 
Kemudian, pasangan nomor urut 4 yang diusung PDI Perjuangan dalam Pilkada Kota Bogor, Dadang-Sugeng, memperoleh 63.334 atau 12.81 persen suara. Pasangan dari independent Edgar Suratman-Sefwelly berada di urutan terakhir dengan perolehan 61.871 atau 12.52 persen suara.
 
 
2 dari 2 halaman

Pasangan Asyik Menang Tipis

 
KPU Kota Bogor juga mengumumkan hasil perhitungan suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat.
 
Pasangan nomor urut 3 Sudrajat-Ahmad Syaikhu (Asyik) menang tipis dari lawannya, pasangan nomor urut 1 Ridwan Kamil-Uu Rhuzanul (Rindu).
 
Pasangan Asyik meraih 173.955 atau 34,99 persen suara. Sementara pasangan Rindu meraih 164.954 atau 33,18 persen suara.
 
Kemudian Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi memperoleh 110.337 atau 22,19 persen suara. Terakhir, pasangan TB Hasanudin-Anton Charliyan (Hasanah) memperoleh 47.947 atau 9,64 persen suara.
 
Hingga selesainya pleno, rekapitulasi hasil perhitungan perolehan suara dan penetapan hasil rekapitulasi Pilwalkot dan Pilgub Jabar 2018 berjalan lancar seperti yang diharapkan. Tidak ada yang keberatan dari pihak saksi dan Panwaslu.
 
Hasil rekapitulasi ini telah diketuk palu oleh Ketua KPU Kota Bogor Undang Suryatna, dan ditandatangani komisioner KPU serta para saksi masing-masing pasangan calon. Terkecuali pasangan calon nomor urut 2 tidak hadir.
 
Penandatangan hasil rekapitulasi perhitungan suara juga disaksikan Panwaslu Kota Bogor. Sejumlah Muspida nampak hadir mengikuti rapat pleno terbuka ini. Sementara dari empat kandidat, hanya dua pasangan calon yang hadir dalam rekapitulasi tersebut.