Toyota Siapkan Panggung bagi Pelajar yang Peduli Masa Depan Bumi

Toyota Indonesia mendorong generasi muda menjadi pelopor perubahan dalam upaya dekarbonisasi melalui ide kreatif dan aksi nyata yang berdampak bagi lingkungan

Diterbitkan 07 Agustus 2026, 08:12 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Toyota Indonesia kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung target Net Zero Emissions (NZE) 2060 melalui peluncuran Toyota Eco Youth (TEY) ke-14. Program yang telah berjalan lebih dari dua dekade ini mengajak pelajar SMA dan sederajat di seluruh Indonesia untuk menghadirkan inovasi lingkungan berbasis kearifan lokal.

Pembukaan Toyota Eco Youth ke-14 berlangsung di Valley Market, Bogor, Kamis (6/8/2026), dengan mengusung tema "Decarbonization, Lead The Change, Together for Earth" dan tagline EcoPioneer.

Melalui tema tersebut, Toyota Indonesia mendorong generasi muda menjadi pelopor perubahan dalam upaya dekarbonisasi melalui ide kreatif dan aksi nyata yang berdampak bagi lingkungan.

Program ini menjadi bagian dari komitmen Toyota Indonesia terhadap filosofi Happiness for All dan visi Beyond Zero, yang tidak hanya berfokus pada pengurangan emisi karbon, tetapi juga menciptakan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan secara berkelanjutan.

"Emisi karbon adalah tantangan bersama yang tidak mengenal batas wilayah. Oleh karena itu, solusi untuk menguranginya dapat berawal dari persoalan lingkungan yang paling dekat dengan kehidupan sehari-hari. Selama lebih dari 20 tahun, semangat itulah yang terus kami tumbuhkan melalui Toyota Eco Youth. Mengusung tema EcoPioneer, TEY ke-14 kami harapkan dapat melahirkan lebih banyak inovasi berbasis kearifan lokal yang memberikan dampak tidak hanya bagi lingkungan sekitar, tetapi juga hingga ke skala yang lebih luas," ujar Wakil Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), I Nyoman Winaya.

Toyota Eco Youth merupakan program tanggung jawab sosial yang dijalankan PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) bersama PT Toyota-Astra Motor (TAM). Program ini berbentuk kompetisi inovasi proyek lingkungan hidup bagi pelajar SMA dan sederajat dari seluruh Indonesia.

Melalui kompetisi ini, peserta mengajukan proposal inovasi lingkungan yang akan diseleksi oleh dewan juri. Proposal terbaik kemudian mendapatkan pendampingan hingga tahap implementasi agar mampu berkembang menjadi solusi nyata yang bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan.

Sejak pertama kali digelar pada 2005, Toyota Eco Youth telah berkembang dari gerakan pelestarian lingkungan di sekolah menjadi wadah lahirnya berbagai inovasi yang menjawab tantangan lingkungan, mulai dari pengelolaan sampah, pemanfaatan energi, konservasi air, hingga pengurangan emisi karbon.

Toyota Indonesia juga membangun Eco Gallery di sejumlah sekolah sebagai sarana edukasi untuk menjaga semangat kepedulian terhadap lingkungan di kalangan pelajar.

Peluncuran Toyota Eco Youth ke-14 turut menghadirkan Ni Kadek Karina Dewi dan Putu Darma Yasa, peraih Juara I TEY ke-12 dari SMA Negeri Bali Mandara.

Melalui inovasi Bioghum, bio-briket berbahan limbah sorgum, keduanya berhasil membuktikan bahwa potensi lokal dapat dikembangkan menjadi solusi lingkungan yang memperoleh pengakuan hingga tingkat internasional.

Toyota berharap kisah sukses tersebut dapat menginspirasi peserta TEY ke-14 untuk menghadirkan inovasi yang berawal dari permasalahan sederhana di lingkungan sekitar, namun memiliki dampak yang lebih luas.

Untuk semakin mendekatkan isu lingkungan kepada generasi muda, Toyota Indonesia juga menghadirkan kreator konten sekaligus pegiat lingkungan, Jerhemy Owen.

Ia berbagi pengalaman mengenai pentingnya menyampaikan isu perubahan iklim dengan pendekatan yang relevan sehingga lebih mudah diterima oleh anak muda.

Melibatkan Ribuan Sekolah

Usai peluncuran, peserta Toyota Eco Youth ke-14 akan mengikuti berbagai tahapan, mulai dari sosialisasi di sejumlah kota, pengumpulan proposal, seleksi, hingga penetapan 25 proposal terbaik.

Selanjutnya, peserta akan mendapatkan pendampingan melalui pengembangan dan implementasi proyek, sesi enrichment dan mentoring, kunjungan lapangan (genba), presentasi final, penjurian, hingga penganugerahan.

Pendampingan menjadi salah satu fokus utama penyelenggaraan TEY ke-14 agar setiap proyek yang dihasilkan memiliki dampak nyata sekaligus berkelanjutan.

"Generasi muda memiliki keberanian, kreativitas, dan cara pandang baru yang sangat dibutuhkan untuk menjawab tantangan lingkungan. Melalui Toyota Eco Youth, kami ingin mendorong para pelajar agar tidak hanya memahami pentingnya dekarbonisasi, tetapi juga mampu menerjemahkan persoalan di sekitar mereka menjadi inovasi yang relevan dan dapat diterapkan. Kami berharap para EcoPioneer dapat menjadi penggerak perubahan yang menginspirasi sekolah, keluarga, dan masyarakat untuk bersama-sama membangun masa depan Indonesia yang lebih berkelanjutan," kata Wakil Presiden Direktur PT Toyota-Astra Motor (TAM), Jap Ernando Demily.

Hingga penyelenggaraan ke-14, Toyota Eco Youth telah melibatkan 2.033 sekolah dari 34 provinsi di Indonesia.

Program ini juga telah menghasilkan 9.972 proposal inovasi lingkungan, mengimplementasikan 232 proyek lingkungan, serta membangun 32 Eco Gallery yang masih dimanfaatkan sebagai ruang edukasi lingkungan di sekolah-sekolah peserta.

Beragam inovasi yang lahir dari Toyota Eco Youth berfokus pada isu-isu yang dekat dengan kehidupan masyarakat, seperti pengelolaan sampah, efisiensi energi, konservasi air, hingga pengurangan emisi karbon.

Capaian tersebut menunjukkan semakin besarnya kepedulian generasi muda terhadap keberlanjutan lingkungan sekaligus memperkuat upaya dekarbonisasi di Indonesia.