Denza Z9 GT Baru Punya Mesin 3 Silinder 1.140 Tenaga Kuda

Denza Z9 GT versi terbaru telah muncul dalam pengajuan regulasi terbaru Kementerian Perindustrian, dan Teknologi Informasi di Tiongkok

Diterbitkan 12 Januari 2026, 15:11 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Denza Z9 GT versi terbaru telah muncul dalam pengajuan regulasi terbaru Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi di Tiongkok.

Pengajuan tersebut, mengkonfirmasi pembaharuan powertrain untuk varian listrik murni, dan plug-in hybrid (PHEV), termasuk penambahan versi listrik motor tunggal dan baterai yang lebih besar.

Disitat dari Carnewschina, desain eksterior Denza Z9 GT masih sama dengan model yang ada saat ini. Mempertahankan proporsi bodi, dan elemen gaya keseluruhan yang sama. Satu perubahan yang terlihat adalah pemindahan sensor lidar ke posisi yang dipasang di atap, menggantikan lokasi pemasangan sebelumnya.

Tidak ada gambar interior atau perubahan spesifikasi bagian dalam, yang diungkapkan dalam dokumen regulasi tersebut.

Dalam dokumen juga terungkap, selain model tiga motor kini tersedia juga varian motor tunggal dengan tenaga maksimal 370 kilowatt. Kedua versi, Denza Z9 dan Z9 GT tercatat dalam pengajuan dengan konfigurasi ini, meskipun kapasitas baterai untuk varian extended-range motor tunggal belum diungkap.

Fokus utama pembaruan adalah pada model tiga motor listrik Denza Z9 GT. Kini motor depannya memiliki output 230 kilowatt. Sedangkan kedua motor belakang masing-masing menyumbang 310 kilowatt, menghasilkan total sistem 850 kilowatt atau sekitar 1.140 tenaga kuda.

Angka ini meningkat signifikan dibanding versi tiga motor sebelumnya yang menghasilkan sekitar 710 kilowatt (952 hp). Kecepatan puncak versi baru juga tercatat mencapai 270 kilometer per jam.

Versi PHEV

Selain varian listrik murni, Denza juga menawarkan versi PHEV yang menggabungkan mesin bensin 2.0T dengan tiga motor listrik. Mesin bensin itu berkekuatan 152 kilowatt, sedangkan motor listrik menghasilkan 640 kilowatt jika digabungkan.

Baterai yang dipasang pada varian ini berkapasitas 63,82 kilowatt-jam, serta mampu menempuh jarak murni listrik hingga 301 kilometer menurut standar WLTC dan lebih dari 400 kilometer menurut standar CLTC.

Konsumsi bahan bakarnya dilaporkan 6,30 liter per 100 kilometer saat baterai habis, dan top speed mencapai 230 km/jam.

Â