Suzuki Jimny Siap Menggebrak dengan Pembaruan Teknologi yang Lebih Modern

Suzuki akhirnya memastikan bahwa Jimny akan kembali mengaspal pada awal tahun depan.

Diterbitkan 28 November 2025, 06:06 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Suzuki akhirnya memastikan bahwa Jimny akan kembali mengaspal pada awal tahun depan, membawa serangkaian pembaruan teknologi yang membuat SUV legendaris ini terasa lebih modern tanpa menghilangkan karakter aslinya. 

Peluncuran dijadwalkan berlangsung pada Februari 2026 di Australia, sekaligus mengakhiri jeda produksi yang sempat membuat para penggemarnya menunggu cukup lama. 

Kehadiran kembali Jimny disebut bakal menjadi momentum penting bagi Suzuki untuk mempertahankan eksistensi SUV ikonik ini di tengah persaingan pasar yang semakin ketat.

Disitat dari Carexpert, Suzuki Australia saat ini memiliki sekitar 600 pesanan tertunda untuk Jimny tiga pintu. Model tersebut akan kembali hadir dalam dua varian, yaitu Jimny Lite dan Jimny.

Jimny Lite dengan transmisi manual dipasarkan mulai dari 33.990 USD, sementara versi otomatisnya dijual mulai dari 36.490 USD, masing-masing naik 2.000 USD dibandingkan harga sebelumnya.

Kenaikan harga itu bukan tanpa alasan. Jimny Lite kini dibekali dengan layar sentuh 7,0 inci, sedangkan Jimny tipe standar mendapat layar lebih besar, yaitu 9,0 inci, lengkap dengan Apple CarPlay dan Android Auto. 

Fitur Keselamatan Baru pada Jimny 2026

Selain itu, Suzuki juga menambah sejumlah fitur keselamatan baru, termasuk sensor parkir depan dan belakang, sistem pencegahan keluar jalur, kendali jelajah adaptif, serta sistem pendukung rem sensor ganda.

Meski mendapatkan banyak sentuhan modern, Suzuki menegaskan bahwa karakter utama Jimny tidak akan berubah.

“Yakinlah, Jimny akan tetap ada, dan akan terus mewujudkan kemurnian legendaris yang telah mendefinisikannya sejak hari pertama,” ujar Michael Pachota, Manajer Umum Suzuki Australia.

Uniknya, Jimny Lite justru kehilangan pemutar CD-nya pada 2026 dan tampaknya tidak akan mendapatkan layar kluster instrumen 4,2 inci yang sebelumnya diumumkan untuk pasar Jepang. 

Meski begitu, kehadiran kembali Jimny dengan teknologi yang ditingkatkan diperkirakan akan kembali memanaskan pasar SUV kompak dan mempertahankan statusnya sebagai mobil kultur yang digemari di berbagai negara.