Tips Aman Berkendara Jarak Jauh dengan Motor, Jangan Lupakan Hal-Hal Ini

Namun, di balik sensasinya, perjalanan jarak jauh tetap memiliki tantangan tersendiri, baik dari sisi stamina pengendara maupun kesiapan sepeda motor

Diterbitkan 14 November 2025, 15:09 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Perjalanan jauh dengan sepeda motor memang selalu memberikan pengalaman berbeda. Selain bisa menikmati pemandangan sepanjang jalan, pengendara juga dapat merasakan kepraktisan yang sulit didapat dari moda transportasi lain.

Namun di balik sensasinya, perjalanan jarak jauh tetap memiliki tantangan tersendiri, baik dari sisi stamina pengendara maupun kesiapan sepeda motor.

Tak sedikit pengendara yang mengeluhkan pegal hingga kelelahan setelah menempuh perjalanan panjang. Kondisi ini kerap muncul karena minimnya persiapan sebelum berangkat.

"Perjalanan jauh bukan sekadar tentang sampai ke tujuan, tetapi bagaimana kita bisa tiba dengan selamat dan tanpa cedera. Itulah makna sebenarnya dari #Cari_aman yang selalu kami dorong melalui program Safety Riding Promotion," ujar Head of Safety Riding Promotion PT Wahana Makmur Sejati (WMS), Agus Sani.

Saat berkendara jarak jauh, setidaknya ada lima tips penting yang bisa diterapkan. Pertama, pastikan kondisi motor dalam keadaan prima.

Kemudian cek tekanan angin ban, sistem pengereman, kondisi rantai atau V-belt, serta oli mesin.

Komponen yang aus atau kendur sebaiknya segera diganti di bengkel resmi agar perjalanan lebih nyaman dan aman.

Kedua, pastikan tubuh cukup istirahat sebelum berkendara. Kondisi fisik yang fit membantu menjaga konsentrasi selama di jalan.

Tidur setidaknya enam hingga tujuh jam sebelum berangkat, dan jika mulai merasa lelah di perjalanan, segera berhenti di tempat aman untuk beristirahat sejenak.

Tips ketiga adalah atur posisi tubuh saat berkendara agar tidak cepat lelah. Duduk di bagian tengah jok dengan punggung tegak dan bahu rileks bisa membantu menjaga kenyamanan.

Pengendara motor kopling disarankan menjepit tangki bahan bakar agar tubuh lebih stabil, sementara pengguna motor matik bisa menjaga keseimbangan dengan menempelkan paha bagian dalam pada sisi jok.

Tips Selanjutnya

Tips keempat, jaga ritme berkendara dan hindari terburu-buru. Gunakan kecepatan konstan sesuai kondisi jalan serta batas kecepatan yang berlaku.

Jika berkendara dalam rombongan, selalu jaga jarak aman untuk mengantisipasi pengereman mendadak.

Terakhir, patuhi rambu dan etika berlalu lintas. Gunakan perlengkapan berkendara lengkap seperti helm berstandar SNI, jaket pelindung, sarung tangan, dan sepatu tertutup.

Jangan lupa menyalakan lampu utama saat siang hari serta memberikan isyarat ketika akan berpindah jalur. Ingat, tujuan utama dari setiap perjalanan adalah tiba dengan selamat, bukan yang paling cepat sampai.