Sukses

Alessa eX3000, Motor Listrik Buatan Indonesia dengan Baterai Cerdas

Liputan6.com, Jakarta - Pilihan motor listrik di pasar Indonesia kembali bertambah, dengan kehadiran Alessa eX3000. Roda dua ramah lingkungan ini sendiri, mengusung teknologi smart battery dan sudah dirakit di dalam negeri, tepatnya di Cikarang, Jawa Barat.

"eX3000 adalah produk dalam negeri, merek dalam negeri dan 100 persen dimiliki orang Indonesia. Perusahaannya berdiri dari tahun 2019, bukan dari penanaman modal asing (PMA)," ujar President Director & Founder PT Alessa Motors Nusantara, Dr. Ing Tindjaja Soetadji, disitat dari Antara, ditulis Senin (27/6/2022)

Lanjut Sotadji, pabrik motor Alessa ini mampu memproduksi sebanyak 200 unit per hari.

"Perusahaan kami mengadopsi strukturnya perusahaan startup, tidak punya karyawan dalam jumlah banyak tapi kami bermitra dengan perusahaan UKM lainnya," tambahnya.

Sementara itu, doktor bidang robotik lulusan Jerman ini juga menjelaskan, eX3000 menggunakan smart battery dengan daya 2 Kwh. Sedangkan motor listrik di kelas yang sama, memiliki daya baterai di bawahnya yaitu 1,2 atau 1,5 Kwh.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 2 halaman

Kapasitas Baterai

"Dengan daya 2 Kwh tersebut, jarak tempuh baterai eX3000 bisa mencapai kecepatan rata-rata 70 km/jam. Kami datang dengan konsep spesifikasi tinggi, harga terjangkau. Desain kita minimalis tapi bergaya anak muda," tegasnya lagi.

Alessa berencana menyediakan ekosistem kendaraan listrik lengkap mulai dari baterai, charging, dan swap station hingga aplikasi perangkat lunaknya. Guna memaksimalkan pelayanan, Alessa dalam enam bulan ke depan akan membangun 200 charging & swap station.

Selain di Jabodetabek, Alessa juga akan membangun charging & swap station di beberapa daerah lain di Indonesia.

Soetadji berharap iklim industri otomotif berbasis listrik di Indonesia dapat semakin positif yang disertai kejelasan regulasi yang dikeluarkan pemerintah pusat maupun daerah.