Sukses

Suzuki Ertiga Smart Hybrid Siap Meluncur 10 Juni 2022

Liputan6.com, Jakarta - PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) tengah bersiap untuk menghadirkan model terbarunya, Ertiga yang dilengkapi teknologi Smart Hybrid. Kendaraan ramah lingkungan ini, sepertinya akan meluncur di Indonesia pada Jumat, 10 Juni 2022.

Informasi tersebut berdasarkan dari unggahan akun Instagram @suzuki_id yang menampilkan siluet foto kendaraan yang mirip dengan bentuk Ertiga.

Model yang diunggah tersebut, diyakini merupakan model dengan teknologi smart hybrid, karena terdapat tulisan 'Untuk Hari yang Lebih Baik' yang mengacu kepada teknologi ramah lingkungan.

"Experiencing the new sensation of driving for a better day… Coming to you soon!," tulis akun tersebut sebagai caption, dilihat Selasa (17/5/2022).

Sementara itu, teknologi Suzuki Smart Hybrid merupakan teknologi yang mengoptimalkan efisiensi kendaraan dengan mengandalkan dua komponen utama sebagai pendamping mesin pembakaran internal. Kedua komponen tersebut yaitu Integrated Stater Generator (ISG) dan Lithium-Ion Battery.

Secara bersamaan dengan mesin pembakaran internal, penyematan teknologi Suzuki Smart Hybrid akan menambah keunggulan fitur lain seperti Auto Start-Stop, restart yang halus dan senyap setelah auto start-stop aktif, bantuan tenaga untuk akselerasi yang lebih responsif, serta kemudahan regenerasi daya baterai selama pengurangan laju kendaraan.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 2 halaman

Mekanisme

Prinsip mekanisme kerja dari Suzuki Smart Hybrid untuk mencapai efisiensi sangat praktis bagi pengendara. Ketika pengendara melakukan akselerasi, komponen ISG akan memberikan bantuan tenaga kepada mesin bila dibutuhkan untuk meringankan beban pada putaran mesin sehingga pengendara bisa memperoleh tenaga yang diperlukan secara lebih cepat.

Saat pengendara harus melakukan perlambatan kecepatan menggunakan rem, fungsi ISG akan mengubah energi kinetik menjadi energi listrik yang kemudian akan disimpan dalam Lithium-Ion Battery.

Kondisi mobil yang telah berhenti akan mengaktifkan fitur Auto Start-Stop sehingga mesin mobil akan mati secara otomatis untuk menghemat konsumsi bahan bakar, dan dalam saat yang sama seluruh komponen elektrikal akan tetap berfungsi berkat pasokan listrik dari Lithium-Ion Battery 6Ah, sedangkan AC dan lampu ekterior juga tetap aktif lewat pasokan listrik dari Lead Acid Battery 55Ah.

Peran ISG akan kembali bekerja secara halus untuk menyalakan mesin dengan otomatis ketika pengendara melepaskan injakan kaki di pedal rem (untuk mobil bertransmisi otomatis) atau pedal kopling (untuk mobil bertransmisi manual) sehingga mobil dapat kembali digunakan untuk berakselerasi.