Sukses

Mercedes-Benz Investasi Puluhan Juta Dolar untuk Kembangkan Baterai Solid State

Liputan6.com, Jakarta - Mercedes-Benz resmi mengumumkan untuk menginvestasikan puluhan juta dolar, di perusahaan teknologi baterai Factorial yang berbasis di Woburn, Massachusetts. Dana tersebut, dimaksudkan untuk mempercepat pengembangan baterai solid-state.

“Dengan Factorial sebagai mitra baru, kami membawa penelitian dan pengembangan di bidang baterai solid-state yang menjanjikan ke tingkat berikutnya,” kata Markus Schäfer, kepala R&D Daimler Group dan COO Mercedes Cars.

"Dengan kerja sama ini, kami menggabungkan keahlian Mercedes-Benz dalam pengembangan baterai dan integrasi kendaraan dengan pengetahuan komprehensif dari mitra kami Factorial di bidang baterai solid-state," tambahnya.

Produsen mobil mewah tersebut mengatakan bahwa bersama dengan Factorial, jenama asal Jerman ini akan mengembangkan teknologi baterai generasi berikutnya dengan tujuan menguji sel prototipe pada awal tahun depan. Dari sana, tujuannya adalah untuk bekerja menuju seluruh modul baterai untuk diintegrasikan ke dalam baterai kendaraan.

Pembuat mobil melanjutkan, bahwa bermaksud untuk mengintegrasikan teknologi baterai solid-state ke dalam sejumlah kendaraan sebagai bagian dari seri kecil dalam lima tahun ke depan.

“Untuk Factorial Energy, merupakan suatu kehormatan untuk berkolaborasi dengan Mercedes Benz, yang pada dasarnya menciptakan mobil,” kata Siyu Huang, salah satu pendiri dan CEO Factorial. “Kami berharap dapat bekerja sama dengan mereka untuk lebih berinovasi pada mobil dengan teknologi baterai solid-state kami yang bersih, efisien, dan aman," tegasnya.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 3 halaman

Baterai Solid-State

Seiring dengan aksesnya ke teknologi, investasi Mercedes-Benz juga akan memungkinkannya untuk mendelegasikan satu perwakilan di Dewan Direksi Factorial.

Janji teknologi solid-state telah menarik banyak pembuat mobil, yang semuanya tertarik pada kepadatan energi dan keamanan baterai. Dengan memilih elektrolit padat daripada cairan, baterai dapat menawarkan jangkauan yang lebih luas dan waktu pengisian yang lebih singkat.

3 dari 3 halaman

Infografis 7 Penyebab Sampah Makanan