Sukses

Larangan Mudik Bikin Bengkel Resmi Sepi Pengunjung

Liputan6.com, Jakarta - Biasanya, saat mendekati musim mudik lebaran, bengkel resmi kendaraan roda empat akan banyak menerima konsumen yang hendak melakukan servis atau perawatan berkala. Namun, berbeda dengan tahun ini, di mana pemerintah melarang mudik untuk mencegah penyebaran Corona Covid-19.

Dijelaskan Head of After Sales Planning & Marketing Department PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), Ronald Reagan, biasanya tiga pekan sebelum lebaran, konsumen yang datang ke bengkel itu cukup tinggi.

"Tapi, tahun ini signifikan menurun, dari setiap hari kita amati. Dibandingkan situasi tahun lalu, hampir turun 30 persen," jelas Ronald saat melakukan teleconference bersama media, Senin (12/5).

Lanjut Ronald, dengan menurunnya jumlah pemilik kendaraan yang datang ke bengkel resmi untuk melakukan servis, juga membuktikan masyarakat Indonesia, atau Jakarta khususnya cukup patuh anjuran pemerintah untuk tidak melakukan mudik lebaran.

"Memang, untuk yang masih datang ke bengkel, lebih ke perawatan berkala yang sudah jatuh tempo," tegasnya.

Sementara itu, selama masa pandemi, banyak agen pemegang merek (APM) di Tanah Air yang menghadirkan beberapa pelayanan untuk konsumennya, seperti layanan Home Service.

Selain itu, terdapat juga layanan pick up kendaraan bagi pelanggan yang mengalami masalah terhadap kendaraannya di rumah, dan harus segera dibawa ke bengkel.

2 dari 2 halaman

Perpanjang Masa Garasi

Selain itu, Mitsubishi juga memberikan perpanjangan garansi bagi pelanggan yang mobilnya berakhir pada periode 14 Maret sampai 31 Mei 2020.

Pelanggan juga dapat melakukan perbaikan kendaraan terkait kendala yang muncul dalam masa garansi, setelah pandemi dan kondisi membaik di waktu yang kondusif.

Kebijakan ini sendiri berlaku untuk seluruh model kendaraan penumpang dan niaga ringan Mitsubishi Motors di Indonesia.

Pelanggan yang masa berlaku garansi kendaraannya berakhir pada periode tersebut, tidak perlu merasa khawatir dan dapat menghubungi dealer terdekat untuk mengajukan garansi serta memperbaiki kendaraan setelah situasi lebih kondusif.

Tanpa perlu repot, pelanggan hanya perlu membawa service booklet kendaraannya ketika akan mengajukan perpanjangan garansi.

Tidak hanya itu, pelanggan yang tidak dapat melakukan perbaikan kendaraan dan masa berlaku Free Service & Smart Package kendaraanya berakhir pada periode 13 Maret sampai 31 Mei 2020 juga dapat mengunjungi dealer setelah periode PSBB berakhir, dan situasi sudah kembali normal.