Sukses

Bolehkah Mencampur Bensin Berbeda Oktan?

Liputan6.com, Jakarta - Adanya bermacam-macam jenis bensin berbeda oktan membuat beberapa pemilik sepeda motor maupun mobil kerap mencampurnya. Seperti halnya mengombinasikan Premium, Pertalite, Pertamax hingga Pertamax Turbo atau Racing.

Namun, jika Anda melakukan hal itu dengan berbagai alasan, ternyata hal itu tidak disarankan. Hal ini disampaikan langsung Commercial Fuel Marketing PT Pertamina, Indra Pratama.

Kata dia, untuk melakukan mix and match bahan bakar bukan persoalan boleh atau tidak, melainkan hasil performa yang akan didapat.

Sebaliknya, mencampurkan Premium-Pertamax sampai dengan Pertamax Turbo itu sangat bisa karena sama-sama golongan bensin yang memiliki zat sama.

"Tapi, apakah itu recommended? Jelas tidak, karena masing-masing segmen punya keunggulan, karena karakteristik sulfurnya beda dan muatannya beda," jelas Indra.

 

2 dari 3 halaman

Value for Money

Lebih lanjut Indra menyatakan, jika awalnya konsumen mengisi Premium, kemudian dicampur dengan Pertamax Turbo, maka hal itu tidak akan memperbaiki secara performa dan value for money. Sebaliknya itu sama saja menurunkan kualitas bahan bakar.

"Untuk penggunaan BBM yang tepat, ketika kita memilih BBM berdasarkan rasio kompresi kendaraan kita, ketika kita memilih BBM yang lebih tinggi rasio dari kendaraan yang kita miliki dia jadi tidak akan terbakar sempurna, otomatis ada sisa residu," pungkasnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Antisipasi Begal, Sopir Wanita Taksi Online Ini Pasang Kerangkeng Besi
Artikel Selanjutnya
5 Cara Mudah Pertahankan Harga Jual Mobil Kesayangan