Sukses

Mesin Tempel Suzuki Ikut Ramaikan IIMS 2019

Liputan6.com, Jakarta - Tidak cuma menampilkan line up produk mobil dan sepeda motor, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) juga menghadirkan mesin tempel untuk kapal di gelaran Telkomsel IIMS 2019.

Jajaran produk mesin tempel Suzuki Marine menghiasi area booating di Hall B1, di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Dari sekian banyak mesin yang dimiliki, Ada beberapa mesin tempel yang ditampilkan.

Gunardi Prakosa, Marine Department Deputy General Manager SIS mengatakan, Suzuki Marine memiliki dua jenis mesin tempel, yakni 2-Tak dan 4-Tak.

Untuk mesin 2-Tak tersedia dalam 3 tipe, sementara 4-Tak mencapai 27 tipe dengan berbagai ukuran mulai dari small engine, medium engine, dan big engine.

"Dari 30 tipe mesin ini memiliki rentang tenaga mulai dari 2,5 pk hingga 350 pk," ujar Gunardi saat dijumpai di arena Telkomsel IIMS 2019.

Untuk diketahui, mesin tempel Suzuki yang diniagakan di Indonesia didatangkan langsung dari Thailand dan Jepang, dengan rentang harga Rp 8 juta hingga Rp 398 juta.

Harga tersebut hanya berlaku untuk mesin, sementara jasa instalasi bisa mencapai Rp 1,5 juta dengan durasi pengerjaan 2-3 jam.

 

2 dari 2 halaman

Selanjutnya

Lebih lanjut Gunardi menyebutkan, mesin tempel Suzuki banyak dipakai oleh banyak pihak, mulai dari nelayan, perusahaan transportasi hingga pemerintahan.

"Dalam 5 tahun terakhir, pertumbuhan kami mencapai 189 persen. Dari segi penjualan, pada 2018 dibanding 2017 naik 133 persen," kata Gunardi.

Suzuki Marine juga memiliki layanan after sales yang bekerja selama 24 jam. Apabila konsumen mengalami kendala di laut, Suzuki Marine siap untuk membantu mengatasi permasalahan.

"Sebagai ATP kami harus memastikan spare part siap. Bedanya mekanik bengkel mobil dengan mekanik laut kan kalau bengkel mobil nunggu mobil dateng tapi kalau laut kita yang samperin. Bagi pelaut waktu begitu berharga makanya layanan ini berlaku 24 jam," tutup Gunardi.

Loading
Artikel Selanjutnya
Pertama di Kelasnya, Ini 5 Kelebihan Fitur Smart E-Mirror Suzuki XL7
Artikel Selanjutnya
Sepeda Motor Mau Dibatasi, Ini Tanggapan Suzuki