Sukses

Raih Bintang 4 ASEAN NCAP, Bagaimana Fitur Keselamatan Mitsubishi Xpander?

Liputan6.com, Jakarta - Beberapa waktu lalu, small MPV terlaris PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), Xpander mendapatkan bintang 4 dari ASEAN New Car Assessment Program (NCAP). Secara keseluruhan, MPV Mitsubishi pertama yang diuji ASEAN NCAP memperoleh skor 71,66 poin.

Dengan peringkat tersebut, bagaimana fitur keselamatan yang terdapat di Mitsubishi Xpander?

Secara umum fitur keselamatan pada mobil terbagi menjadi dua, yaitu aktif dan pasif. Keduanya berfungsi mengantisipasi potensi kecelakaan. Atau, jika sudah terjadi kecelakaan, fitur keselamatan itu mampu meminimalisasi dampak fatal.

Fitur keselamatan aktif bekerja sebelum atau mencegah terjadinya kecelakaan. Fitur keselamatan ini bekerja secara kompurterisasi, sebelum mobil hilang kendali atau akan menabrak.

Adapun fitur-fitur keselamatan aktif, adalah Antilock Braking System (ABS), Brake Assist (BA), Electronic Brake force Distribution (EBD), Active Stability Control (ASC), dan Hill Start Assist (HSA).

Sedangkan banyak fitur pasif, beberapa di antaranya adalah Supplemental Restraint System (SRS) Airbag, sabuk keselamatan dengan Pretension dan Force Limiter, serta Isofix atau pengait pada kursi baris kedua untuk mengunci bangku anak-anak.

Active Stability Control mencegah terjadinya over steer ataupun under steer saat manuver, termasuk struktur rangka bodi RISE (Reinforced Impact Safety Evolution) pada mobil Mitsubishi seperti di Xpander.

Ini adalah teknologi rangka bodi yang dibuat dari High Tensile Metal, sehingga bagian dalam kabin terlindungi dari benturan karena rangkanya lebih kuat.

2 dari 2 halaman

Selanjutnya

RISE ini merupakan kesatuan antara bodi dan sasis untuk meningkatkan kenyamanan berkendara. Efektif menyerap energi tabrakan dari segala arah (depan, belakang, samping).

Untuk meminimalisir kerusakan dan menjaga penumpang dalam kabin tetap aman. Dalam tabrakan hebat, fitur ini menjaga bentuk interior tetap utuh, sehingga kemungkinan selamat pada penumpang menjadi lebih besar.

Selain itu, ada juga fitur Pedestrian Protection yang dibuat sedemikian rupa agar lebih aman bagi pejalan kaki. Fitur ini merupakan struktur peredam energi benturan di kap mesin, bumper, dan fender untuk minimalisir deformasi akibat benturan serta minimalisir cedera bagi pejalan kaki.

Fitur ini mampu menekan dampak kecelakaan terhadap pejalan kaki melalui built impact-absorbing di material kap mesin dan bumper depan.

Dalam kasus ketika terjadi tabrakan, cedera diminimalkan dengan bentuk depan yang akan membulat dan terbuat dari bahan non-logam.

Pemprov DKI Bersihkan Lokasi Kebakaran Tomang

Tutup Video
Artikel Selanjutnya
Toyota Menyiapkan Fitur Keselamatan Terbaru, Seperti Apa?
Artikel Selanjutnya
Ubahan Minor, Mampukah Toyota Avanza Tekuk Mitsubishi Xpander?