Sukses

Head Unit Juga Butuh Perawatan Khusus, Begini Caranya

Liputan6.com, Jakarta - Setiap mobil pasti dilengkapi dengan head unit yang menunjang kenyamanan selama berkendara. Biasanya head unit tak sekedar memutar musik saja. Pada head unit yang canggih bahkan dilengkapi pemutar video hingga penunjuk navigasi.

Hanya saja seperti komponen mobil lainnya, head unit ini juga butuh perhatian khusus, salah-salah head unit cepat rusak dan akibatnya kamu harus cari yang baru, tentu sayang duitnya kan. Untuk itu simak 5 tips mudah berikut agar head unit kamu jadi lebih awet dan berumur panjang.

1. Hindari Penggunaan CD Bajakan 

Hal pertama ini sebenarnya sangat mudah dilakukan. Biasanya head unit yang sudah mengusung model layar sentuh sudah dilengkapi dengan slot CD yang bisa memainkan musik atau video. Sayangnya tidak sedikit pemiliknya yang memasukkan CD tersebut yang kualitasnya bukan original, alias palsu ataupun kw.

Padahal kalau terbiasa menggunakan CD yang tidak original bisa merusak sistem optik pada bagian dalam head unit. Tak hanya itu, material CD yang juga biasa disebut CD bajakan punya bobot yang lebih berat serta kualitasnya yang terbilang rendah, akibatnya sistem pembaca CD juga akan lebih berat. Untuk itu kalau kamu sering mendengar suara musik atau gambar video tersendat-sendat, bisa dipastikan CD tersebut bajakan dan apabila dipakai terus-menerus bisa membuat head unit cepat rusak.

 

 

2 dari 4 halaman

2. Gunakan Perangkat Lain selain CD 

Kini head unit layar sentuh pada setiap mobil lengkap dengan slot perangkat yang beragam selain pemutar CD. Mulai dari koneksi Bluetooth, kabel USB, flashdisk, kabel AUX maupun fitur mirroring. Ada baiknya kalau kamu juga sering menggunakan beberapa macam sistem pemain audio dan video tersebut, atau jangan terus-menerus mengandalkan pemutar CD.

Hanya saja perlu kamu perhatikan gunakan sambungan perangkat yang original dan kapasitas penyimpanan yang sepadan dengan head unit yang ada, apabila terlalu besar kapasitas penyimpanannya, maka sistem audio akan bekerja lebih berat lagi dan biasanya akan memakan waktu untuk loading memutar satu musik.

3. Manfaatkan Audio Steering Switch dan Remote 

Pengemudi maupun penumpang mobil sebenarnya sudah dimanjakan dengan keberadaan tombol pengaturan yang ada pada setir, dan remote yang biasanya tersedia dalam paket pembelian. Hal ini selain memudahkan pengaturan head unit, juga membuat kamu tidak selalu menyentuh layar sentuhnya.

Hal ini karena tidak semua jari yang menyentuh layar audio dalam keadaan bersih. Bisa saja terdapat noda minyak atau bahan kimia yang bisa merusak permukaan layar sentuh head unit, bisa-bisa layar tersebut terkontaminasi dan tidak dapat digunakan lagi.

Manfaat lainnya apabila menggunakan tombol audio yang ada pada setir adalah membuat pengemudi terus memusatkan visibilitasnya ke depan, jadi tidak usah repot menengok head unit saat ingin mengganti musik atau sekadar menaik-turunkan volumenya.

 

 

3 dari 4 halaman

4. Kurangi Kecerahan dan Matikan Layar Saat Tidak Dilihat 

Cara mudah lain yang dapat kamu lakukan adalah mengatur tingkat kecerahan head unit kamu pada level yang rendah. Memang tidak semua head unit punya resolusi yang jernih, sehingga untuk membuatnya terlihat jelas biasanya pemiliknya menaikkan tingkat kecerahan head unit mobilnya, apalagi saat siang hari dan model head unit reflektif terhadap sinar matahari.

Bukannya dilarang, tingkat kecerahan head unit yang rendah bisa membuat head unit lebih awet lho, hal ini karena sistem head unit tidak bekerja secara berat. Di samping itu, mematikan layar saat layar sentuh tidak dilihat juga bisa membuat head unit kamu lebih awet.

5. Pastikan Kondisi Aki Prima

Tidak kalah penting adalah jaga selalu kondisi aki mobil dalam keadaan yang sehat. Aki yang tidak prima membuat pasokan listrik ke head unit tidak stabil. Adapun dalam kondisi ini tentunya bisa merusak peralatan elektronik pada mobil, head unit contohnya.

Sumber: review.bukalapak.com

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Belasan Mobil Tabrakan Beruntun Akibat Kabut

Tutup Video
Artikel Selanjutnya
Bos Bukalapak: Status Decacorn Bukan Tujuan Utama Kami
Artikel Selanjutnya
Ulang Tahun ke-9, Bukalapak Investasi Rp 1 Triliun ke Pemilik Warung