Sukses

Mau Pasang Roof Rack? Perhatikan Hal Ini

Liputan6.com, Jakarta - Saat mudik, biasanya ada banyak barang yang dibawa. Entah itu pakaian ganti ataupun oleh-oleh untuk dibagikan ke sanak saudara di kampung halaman.

Salah satu cara untuk menambah ruang guna menampung barang bawaan adalah mengaplikasi roof rack. Alat tambahan ini umum yang terlihat saat bepergian jauh.

Tujuan pemasangannya sendiri untuk membuat barang-barang bawaan baik saat menuju kampung halaman, maupun sebaliknya, bisa diisi oleh-oleh.

Namun, pasang roof rack mesti disertai perhitungan yang matang. Bagaimanapun, bagian tersebut punya batasan dan juga bertopang pada talang air di atap mobil.

Beberapa masukan dari produsen roof rack Thule bisa jadi acuan. Misalnya saja dari hal simpel seperti jarak antar palang untuk roof rack.

"Jika tidak ada anjuran fitting posisi dalam buku instruksi, setidaknya jarak minimum antara palang yang satu dan yang lain minimum 70 cm," kata pihak Thule.

 

2 dari 2 halaman

Selanjutnya

Untuk daya tahan atap atau tepatnya bagian talang air pada atap mobil, hal tersebut menurut mereka bisa diketahui dari buku manual tiap-tiap mobil.

Namun yang ditekankan adalah perhitungan itu bukan hanya dihitung dari bobot yang akan dibawa.

"Rumus daya tampung bobot di atap adalah bobot barang bawaan ditambah bobot aksesori yang terpasang jika ada (misalnya roof boks), plus bobot dari roof rack itu sendiri," kata mereka.

Sumber: Otosia.com