Sukses

Perhatikan Hal Ini Sebelum Menjajal Akses Baru Geopark Ciletuh

Liputan6.com, Sukabumi Pada awal Januari 2018, akun Instagram @jabarprovgoid mengunggah sebuah video singkat yang berisikan akses baru ke Geopark Ciletuh. Dalam video tersebut dijelaskan berbagai tempat wisata yang tersedia di Ciletuh, lengkap dengan jalanan baru dan mulus yang terlihat dari sudut pandang drone.

Jalur sepanjang 33 km yang membentang dari pantai Loji dan pantai Palampang tersebut dapat mempersingkat jarak dan waktu tempuh. Selain itu, jalurnya sangat menantang dan membutuhkan kesiapan ekstra bagi para pengemudi mobil maupun bikers yang akan melewatinya. 

Kali ini Liputan6.com berkesempatan menguji akses Geopark Ciletuh tersebut dalam acara Honda Adventures Day 2018 yang digelar oleh Astra Motor dan Daya Adicipta Motora bersama dengan ratusan bikers Honda yang menggunakan Honda Africa Twin, CB500X, CRF250Rally, dan CRF150L.

Lantas apa saja yang perlu diwaspadai sebelum menggunakan jalur ini?

 

1 dari 4 halaman

Rambu dan Penerangan

Rambu peringatan adanya potensi bahaya jurang bukanlah rambu yang biasa Anda temui. Selain rambu jurang, Anda juga akan menemui rambu yang menandakan adanya potensi bahaya tanah longsor. Rambu penunjuk arah juga kerap Anda temui di sini. 

Hal lain yang perlu diingat adalah minimnya penerangan jalan yang tersedia. Sehingga perjalanan di siang hari menjadi pilihan yang lebih tepat demi keselamatan Anda.

2 dari 4 halaman

Perubahan Jenis dan Kontur Jalan

Perubahan jalan dari aspal ke beton dan sebaliknya adalah hal yang akan Anda sering temui di akses baru Geopark Ciletuh. Ingat, perbedaan jenis jalan memiliki karakteristik yang berbeda sehingga akan mempengaruhi pengendalian, terutama saat hujan. 

Tanjakan maupun turunan curam akan menjadi sahabat atau musuh Anda yang menemani selama perjalanan. Keduanya dipadu dengan tikungan yang sangat tajam.

3 dari 4 halaman

Cari Aman atau Tantangan

Nanti Anda bisa memilih dua rute yang berbeda, yaitu jembatan atau sungai. Jika Anda memilih sungai, perhatikan ketinggian serta derasnya air sungai. Jika Anda menggunakan mobil , pastikan sudah menggunakan mode 4x4. Jika Anda menggunakan motor, pastikan mesin motor tidak mati di tengah jalan.

Tetap atur gas agar roda tidak selip dan jaga kecepatan saat melintas. Yang perlu diingat, batu yang berada di dasar sungai sangatlah licin dan arus yang kencang akan menguji kemampuan Anda untuk melewatinya.

Artikel Selanjutnya
Honda CRF 150L Asapi Kawasaki KLX 150, Ini Buktinya
Artikel Selanjutnya
Honda Fastival 2018, Pestanya Pemilik Mobil Honda di Indonesia