Sukses

Kapan Waktu yang Tepat untuk Spooring dan Balancing?

Liputan6.com, Jakarta - Salah satu komponen di mobil yang mendukung kenyamanan berkedara, adalah kaki-kaki. Karena itu, merawat bagian ini sangatlah penting, dan harus dilakukan secara berkala atau rutin, dengan melakukan spooring dan balancing.

Melansir pressroomtoyotaastra.com, ditulis Jumat (19/1/2018), spooring merupakan salah satu kegiatan dalam penyetelan pada roda (wheel alignment), untuk menyelaraskan antara roda bagian kanan dan kiri.

Pada bagian roda depan, kegiatan spooring meliputi camber, caster, toe (toe-in/toe-out), dan radius putar. Sementara pada roda belakang meliputi camber, dan toe (toe-in/toe-out).

Sementara itu, roda kendaraan merupakan salah satu komponen utama dalam melakukan peredaman, serta arah gerak kendaraan. Keseimbangan roda kian berubah, seiring gaya sentrifugal yang dihasilkan dari gaya tarik dan putar.

Selain itu, perubahan kondisi suspensi, kontur jalan serta pelek menjadi salah satu faktor berubahnya keseimbangan pada roda. Oleh karena itu, balancing perlu dilakukan untuk menjaganya.

2 dari 2 halaman

Selanjutnya

Sedangkan balancing, merupakan salah satu upaya dalam menjaga keseimbangan roda melalui wheel balancer. Alat tersebut akan menentukan titik berat pada roda, serta besaran beban yang harus diberikan pemberat (weight balancer) pada roda agar kembali seimbang.

Untuk diketahui, spooring dan balancing bertujuan dalam menjaga kestabilan kendaraan, meningkatkan efisiensi, serta memaksimalkan radius putar.

Setiap kendaraan memiliki kebutuhan berbeda pada spooring dan balancing, tapi biasanya kegiatan spooring dan balancing dilakukan setiap 15.000 kilometer atau dalam jangka waktu 4 bulan.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Loading