Liputan6.com, London - Beberapa pekan lalu hangat dikabarkan jika lebih dari 60 buah piala milik kantor pusat tim balap F1 Red Bull telah dibawa kabur pencuri. Kabar buruk itupun kini berubah menjadi kabar baik karena sebagian piala yang hilang tersebut berhasil ditemukan.
Dikabarkan, sekitar 20 buah piala yang dicuri itu berhasil ditemukan oleh masyarakat yang bertempat tinggal di sekitaran danau Horseshoe pada Senin (15/12) kemarin. Menurut pernyataan Christian Horner, kepala tim Red Bull, ulah yang dilakukan oleh para pencuri ini memperlihatkan betapa mereka bahkan tak peduli dengan kondisi barang curian yang mereka dapat.
"Pelaku tidak hanya mengambil barang yang bukan miliknya tetapi juga tidak menghargai upaya sekelompok orang berdedikasi serta individu pekerja keras di tim ini," ujar Horner seperti dilansir dari Dailymail, Rabu (17/12/2014).
Menurut laporan, dari sekitar 20 buah piala yang ditemukan, beberapa diantara piala tersebut kondisinya rusak. Jika dilihat dari nilai intrinsiknya, piala-piala ini tidaklah besar namun sangat berarti.
Horner pun berharap jika piala-piala yang hilang tersebut dapat ditemukan seluruhnya dan kembali dipajang di markas tim Red Bull F1. Ketika piala-piala tersebut hilang, tim Red Bull F1 menggunakan replika piala yang dipajang sebagai pengganti piala yang hilang.
"Akibat dari aksi ini mendorong kami untuk membatasi akses dari para pengunjung yang datang ke markas kami untuk melihat koleksi piala dan mobil F1 yang kami pajang," tandasnya.
Usai Dicuri, Piala Tim Red Bull F1 Ditemukan Rusak
Para pencuri dianggap tidak menghargai nilai perjuangan tim.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/781587/original/052055800_1418784813-23CD8F7800000578-2863387-Christian_Horner_said_the_break_in_caused_significant_damage_and-a-56_1417876360134.jpg)
Perbesar
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- BRI Salurkan KUR Rp144,59 Triliun ke 2,76 Juta Debitur, Sektor Produksi Mendominasi8 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384251/original/014376200_1793163977-WhatsApp_Image_2026-10-26_at_16.11.48.jpeg)
- Cegah Perubahan Iklim, Badan Geologi Petakan Lokasi Penyimpanan Karbon13 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5193655/original/000476600_1745236051-ChatGPT_Image_Apr_21__2025__06_46_46_PM.jpg)
- Ketika Antibiotik Tak Lagi Mempan, AI Bikin Virus untuk Bunuh Infeksi Kronis2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4058765/original/090496100_1655735658-Vaksinasi_Flu.jpg)
- Abrasi dan Rob Ancam 400 Hektare di Batang, 1.000 Mangrove Ditanam3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
- PHE Bidik Peluang Indonesia Jadi Hub Penyimpanan Karbon Asia5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
- Limbah Dibidik Jadi Sumber Energi Rendah Karbon5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
- Startup Ini Klaim Sembuhkan Infeksi Pakai Virus Buatan AI, Ilmuwan Minta Bukti5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
- Cerita Puluhan Istri Petani di Sorong Ubah Jantung Pisang Jadi Abon6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
- Menyemai Harapan dari Limbah Kelapa Lewat Karya Kreatif Komunitas Disabilitas1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
- Sustainable Fashion Lebih Dari Bahan Organik, Dilema yang Perlu Dipahami1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
- Mengikuti Perjalanan Sampah Organik dari Rumah sampai Jadi Kompos1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
- Konservasi Penyu Lekang di Pantai Biaung Perkuat Perlindungan Ekosistem Pesisir2 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384458/original/090026400_1793172561-Screenshot_2026-10-28_141303.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9376757/original/016204500_1792391224-cek_fakta_jasa_marga.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357774/original/082781700_1790305729-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-25T100732.986.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382785/original/072637300_1793009878-cek_fakta_-_bantuan_pupuk.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5407169/original/020644900_1762672824-max.jpg)