Liputan6.com, Beijing - Setelah membeberkan video penggoda All-new Everest beberapa waktu lalu, Ford akhirnya resmi merilis mobil berkemampuan off-road itu di Tiongkok. Lantas apa keistimewaan mobil yang mulai diedarkan tahun depan itu? Dikatakan, Ford Everest 2015 dibangun berdasarkan basis Ford Ranger namun menganut gaya yang lebih premium, baik di dalam maupun luar.Lampu daytime running lights (DRL) berbasis LED, proteksi aluminum pada bagian depan dan belakang, serta gril krom berbentuk heksagonal yang lebih besar menjadi tampilan baru untuk muka dari Everest anyar.Tak cuma itu, Ford turut mengaplikasikan ground cleareance sebesar 225 mm dengan water-wading 800 mm untuk menunjang kemampuan Everest 2014 di medan berat.Untuk urusan fungsionalitas, mobil berkapasitas tujuh kursi penumpang ini dibekali dengan 30 ruang penyimpanan yang memiliki kapasitas total 48 liter. Bahkan, kapasitas kompartemennya bisa mencapai 2.010 liter bila meratakan kursi baris kedua dan ketiga.Di sektor hiburan, Ford Everest 2015 dikemas dengan sistem infotainment SYNC2 dengan layar 8 inci, dua dermaga USB, socket 240 volt di baris kedua dan outlet 12 volt di baris pertama dan kedua. Adapun, Ford Everest 2015 memiliki sejumlah fitur keamanan dan sistem asisten berkendara seperti Hill Start Assist, Hill Ascent & Descent & Curve Control, Lane Departure Warning, Len Keeping Aird, Blind Spot Information System dengan Cross Traffic Alert, Adaptive Cruise Control, Roll Stability Control dan ESP.Dijelaskan, SUV anyar Ford ini hadir dengan mesin empat silinder dengan varian 2,0 liter EcoBosst, empat silinder 2,2 liter Duratorq TDCi, dan lima silinder 3,2 liter Duratorq TDCi. Seluruh varian turut tersedia pilihan transmisi otomatis atau manual enam percepatan.Jika tak ada aral melintang, Ford Everest akan tersedia di Tiongkok, Australia, Selandia Baru, India, Afrika Selatan, dan sejumlah pasar di ASEAN mulai tahun depan.
Ford Resmi Rilis Everest 2015 di Tiongkok
Ford Everest akan tersedia di Tiongkok, Australia, Selandia Baru, India, Afrika Selatan, dan sejumlah pasar di ASEAN mulai tahun depan.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/765943/original/021686700_1415930226-890141419485375368.jpg)
Perbesar
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Ketika Antibiotik Tak Lagi Mempan, AI Bikin Virus untuk Bunuh Infeksi Kronis1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4058765/original/090496100_1655735658-Vaksinasi_Flu.jpg)
- Abrasi dan Rob Ancam 400 Hektare di Batang, 1.000 Mangrove Ditanam2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
- PHE Bidik Peluang Indonesia Jadi Hub Penyimpanan Karbon Asia4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
- Limbah Dibidik Jadi Sumber Energi Rendah Karbon4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
- Startup Ini Klaim Sembuhkan Infeksi Pakai Virus Buatan AI, Ilmuwan Minta Bukti4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
- Cerita Puluhan Istri Petani di Sorong Ubah Jantung Pisang Jadi Abon5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
- Menyemai Harapan dari Limbah Kelapa Lewat Karya Kreatif Komunitas Disabilitas1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
- Sustainable Fashion Lebih Dari Bahan Organik, Dilema yang Perlu Dipahami1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
- Mengikuti Perjalanan Sampah Organik dari Rumah sampai Jadi Kompos1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
- Konservasi Penyu Lekang di Pantai Biaung Perkuat Perlindungan Ekosistem Pesisir1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
- Taman Kuliner Ramah Lingkungan di Embung Doho Wonogiri, Dukung UMKM Lokal2 minggu yang lalu
- Menag Nasaruddin Ajak Tobat Ekologis, Ingatkan Bahaya Eksploitasi Alam2 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5150531/original/011713400_1741077091-Kuda1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5041778/original/033342300_1733738907-Sampul1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9383535/original/061676900_1793090887-bpjs_kesehatan_bantuan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4475259/original/069032500_1687331408-cek_fakta_bohir.jpg)