Tak Harus Langsung Berhenti, Akvindo Sarankan Cara Bertahap Kurangi Rokok

Konsistensi dinilai menjadi faktor utama keberhasilan perokok beralih, dengan pendekatan bertahap dan dukungan produk alternatif.

Diterbitkan 30 April 2026, 23:28 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Asosiasi Konsumen Vape Indonesia (Akvindo), Paido Siahaan, menilai konsistensi menjadi kunci utama bagi perokok dewasa yang ingin beralih dari kebiasaan merokok.

"Keberhasilan proses beralih ini pada dasarnya tidak hanya ditentukan oleh produk yang digunakan, tetapi sangat bergantung pada konsistensi individu dalam mengubah kebiasaan," ujarnya, Kamis, 30 April 2026.

Menurut Paido, proses berhenti merokok tidak mudah dilakukan secara instan, sehingga diperlukan pendekatan bertahap yang lebih realistis. Salah satu opsi yang kerap dipilih adalah penggunaan produk tembakau alternatif, seperti rokok elektronik (vape), produk tembakau yang dipanaskan, hingga kantong nikotin.

Ia menambahkan, mengenali pemicu kebiasaan merokok, seperti stres, interaksi sosial, atau rutinitas tertentu, menjadi langkah penting dalam proses transisi.

"Dengan menyediakan alternatif asupan nikotin yang berbeda dari rokok, produk ini dapat membantu mengurangi keinginan untuk kembali merokok, terutama pada fase awal transisi yang umumnya paling rentan. Namun, peran ini harus dipahami sebagai alat bantu, bukan solusi tunggal," jelasnya.

Paido juga menilai tantangan terbesar dalam proses beralih biasanya terjadi pada tahap adaptasi, terutama karena adanya perbedaan sensasi dan kebiasaan sosial yang telah terbentuk.

"Tidak perlu langsung berhenti total. Mulailah dengan menggantikan satu momen merokok dalam rutinitas harian dengan produk alternatif. Pendekatan kecil namun konsisten seringkali lebih efektif dan berkelanjutan dibandingkan perubahan drastis," tutupnya.

 

Tembakau Alternatif Dinilai Lebih Efektif

Sejumlah kajian juga menunjukkan potensi penggunaan produk tembakau alternatif dalam membantu perokok beralih. Salah satunya riset dari University of Oxford yang menyebut produk tersebut memiliki efektivitas lebih tinggi dibanding metode lain seperti terapi pengganti nikotin atau konseling perilaku.

"Faktanya, hasil berbagai meta-analisis yang kami pelajari menunjukkan secara jelas dan konsisten bahwa produk tembakau alternatif efektif membantu orang beralih dari kebiasaan merokok," ujar peneliti Angela Difeng Wu.

Studi berjudul Electronic cigarettes for smoking cessation: An overview of systematic reviews and evidence and gap map itu menganalisis 14 tinjauan sistematis dari berbagai penelitian global sepanjang 2014–2023.

Pendekatan bertahap dinilai dapat membantu perokok dewasa mengurangi kebiasaan secara perlahan, sehingga proses berhenti merokok menjadi lebih mudah dijalani dibandingkan penghentian secara mendadak.