Sukses

Bertahan di Tengah Pembatasan, Pengembang Ini Gelar Akad Kredit Rumah Drive Thru

Liputan6.com, Jakarta - Siasati hindari kerumunan, Perumahan Graha Laras Sentul (GLS) yang dikembangkan PT Kesuma Agung Selaras (KAS), melakukan proses akad kredit dengan konsep drive thru.

“Kami lakukan semua proses dengan protokol kesehatan yang sangat ketat. Selain itu, kami tak mau menunda proses pemasaran produk kita, akad kredit ini merupakan komitmen kami kepada konsumen,” kata Direktur Utama PT Kesuma Agung Selaras, I Wayan Madik Kesuma, pada Jumat (30/7/2021).

Menurutnya, akad kredit dengan konsep drive thru belum ada yang melakukan. Di samping itu, akad kredit juga dilakukan di area terbuka, digelar di bunderan GLS yang merupakan icon perumahan karena menghubungkan proyek ke ruas Jl Raya Bogor Km 51.

“Konsumen pun mengapresiasi acara akad kredit ini karena mereka juga ingin menempati rumahnya dan mereka merasakan hal berbeda, konsep drive thru,” jelasnya.

Makanya, saat konsumen datang, mereka mayoritas membawa kendaraan pribadi. Makanya, di dalam kendaraan itu banyak konsumen juga yang membawa serta keluarga atau anak-anak mereka.

"Dari dalam kendaraan juga, konsumen mendatangi tenda developer, bank (BTN) dan notaris untuk melakukan proses legal seperti tanda tangan dan lainnya, seperti akad kredit umumnya tapi caranya kita rubah,” jelas Wayan.

Hal ini juga diakui Evan (30 tahun) salah satu konsumen yang datang, dan mengaku sangat terkejut dengan konsep acara ini.

“Ini menarik, karena drive thru. Acaranya cepat, kita datang hanya tanda tangan saja dalam mobil dan tentunya dengan prokes. Dan saya apresiasi manajamen Graha Laras Sentul yang tidak menunda dengan alasan karena kondisi yang tidak memungkinkan, tapi mereka menepati janji dengan cara berbeda,” jelasnya.

 

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 2 halaman

Nilai Transaksi Capai Ratusan Miliar

Sementara, kebutuhan rumah untuk segmen kelas menengah di bawah Rp 1 miliaran masih cukup besar. Dan ini dibuktikan oleh GLS yang ternyata diserap pasar.

“Seperti GLS ini, pencapaian di Semester 1 tahun 2021 ini sangat signifikan sudah 130 unit terjual dengan nilai transaksi sales Rp 108 miliaran. Ini dua kali lipat dari tahun 2020 lalu pencapaiannya, menariknya kondisi pasar masih dalam tekananan pandemi,” tutur Direktur Utama PT Kesuma Agung Selaras, I Wayan Madik Kesuma.