Pencalonan Wali Kota Semarang Ditinggalkan Pendukung

Hal itu terjadi karena di pencalonan kedua ini Sukawi Sutarip terbukti memiliki KTA ganda, yakni KTA PDIP dan KTA Partai Demokrat. Fakta ini diperkuat keteranga

Diterbitkan 18 Desember 2004, 09:26 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • PDIP Semarang akan tarik dukungan jika Sukawi Sutarip terbukti punya KTA ganda.
  • Ketua Demokrat Semarang membenarkan Sukawi membuat KTA Demokrat untuk pencalonan.
  • Sukawi menolak berkomentar mengenai isu KTA ganda saat dimintai keterangan.

Liputan6.com, Semarang: Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Kota Semarang, Jawa Tengah, akan menarik dukungan terhadap pencalonan Wali Kota Semarang Sukawi Sutarip di periode kedua ini. Itu juga bila terbukti Sukawi memiliki kartu tanda anggota ganda, yakni PDIP dan Partai Demokrat. Saat dimintai klarifikasi, baru-baru ini, Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat Semarang Prajoko membenarkan hal itu. Ia mengungkapkan, Sukawi telah membuat KTA Partai Demokrat sebagai syarat mendaftarkan diri menjadi calon wali kota bersama delapan calon lainnya.

 Menyikapi kenyataan ini, Ketua DPC PDIP yang juga Ketua DPRD Kota Semarang Sriyono, sangat kecewa dengan langkah Sukawi. Sebab, terpilihnya ia sebagai wali kota juga berkat upaya PDIP yang mencalonkan dirinya. Namun, saat dimintai keterangan, Sukawi menolak untuk berbicara lebih jauh perihal KTA ganda. Di pintu masuk ruang kerjanya dipasang keterangan bahwa wali kota sedang tidak ada di tempat. Padahal, stafnya mengakui Sukawi ada di dalam.(AIS/Teguh Hadi Prayitno dan Kukuh)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6