Ponsel Atlet Golf Putri yang Diduga Diculik Terlacak di Jakut dan Malaysia

Menurut keterangan saksi, korban diduga ditutup matanya sebelum dibawa dua pria bertubuh besar menuju sebuah mobil berwarna hitam.

Diterbitkan 21 Juli 2026, 11:46 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Ponsel Jesslyn Wijaya Lay terlacak di Jakarta Utara dan Malaysia.
  • Jesslyn diduga diculik saat pesta ulang tahun di Mangga Besar, Jakarta Pusat.
  • Polisi sedang mendalami kasus dugaan penculikan dan memeriksa saksi.

Liputan6.com, Jakarta - Ponsel yang diduga digunakan atlet golf putri Jesslyn Wijaya Lay, yang dilaporkan menjadi korban dugaan penculikan, disebut sempat terlacak di dua lokasi berbeda, yakni kawasan Jakarta Utara dan Malaysia. Informasi tersebut kini masih didalami penyidik Polres Metro Jakarta Pusat.

Kuasa hukum keluarga, Andi Darti, mengatakan pihak pelapor menerima informasi bahwa perangkat telepon seluler yang diduga milik korban sempat terdeteksi berada di kawasan Puri Jimbaran, Jakarta Utara.

Selain itu, keluarga juga memperoleh informasi lain yang masih perlu diverifikasi, yakni dugaan bahwa Jesslyn melakukan perjalanan ke Malaysia melalui Semarang pada 14 Juli 2026.

"Seluruh informasi tersebut masih memerlukan pendalaman oleh penyidik untuk memastikan kebenarannya," kata Andi dalam keterangannya, Selasa (21/7/2026).

Menurut Andi, polisi telah mendatangi lokasi kejadian, memeriksa sejumlah saksi, serta melakukan penelusuran ke beberapa titik yang diduga berkaitan dengan keberadaan korban.

 

Detik-Detik Penculikan

Sebelumnya, Jesslyn dilaporkan diduga diculik saat menghadiri perayaan ulang tahun keluarganya di Restoran Saung Kita, kawasan Mangga Besar, Sawah Besar, Jakarta Pusat, pada Senin (13/7) sekitar pukul 19.45 WIB.

Berdasarkan keterangan saksi yang diterima pihak keluarga, korban diduga ditutup matanya sebelum dibawa dua pria bertubuh besar menuju sebuah mobil berwarna hitam.

"Korban sempat berteriak meminta tolong dan berusaha keluar dari kendaraan, namun kemudian kembali dimasukkan ke dalam mobil," ujar Andi.

Sejak peristiwa itu, Jesslyn tidak lagi dapat dihubungi oleh keluarga maupun rekan-rekannya.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra membenarkan pihaknya telah menerima laporan dugaan penculikan tersebut.

"Saat ini masih kami dalami untuk memastikan seluruh fakta yang terjadi," kata Roby.

Laporan tersebut telah teregister dengan nomor LP/B/2092/VII/2026/SPKT/POLRES METRO JAKPUS/POLDA METRO JAYA.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6