[VIDEO] Kemarau Landa Sumenep, Warga Antre Air Bersih

Untuk meringankan beban warga, Badan Penanggulana Bencana Daerah (BPBD) Sumenep mengirimkan air bersih secara gratis.

Diterbitkan 17 September 2013, 05:40 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Musim kemarau yang terjadi saat ini membuat warga Desa Mantajun, Kecamatan Dasuk, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, kesulitan air bersih. Untuk meringankan beban warga, Badan Penanggulana Bencana Daerah (BPBD) Sumenep mengirimkan air gratis.

Dalam tayangan Liputan 6 Pagi SCTV, Selasa (17/9/2013), warga Desa Mantajun Kecamatan Dasuk Kabupaten Sumenep dalam 7 bulan terakhir mengalami krisis air bersih. Dengan membawa jerigen atau ember seadanya, warga mengantre di rumah salah satu warga yang memiliki sumur dan penampungan air besar.

Selain harus mengantre dengan sabar, warga juga harus membayar. Alasan pemilik sumur ialah sebagai pengganti biaya solar untuk bahan bakar mesin pompa air yang menyedot air jauh ke dalam tanah. Namun, puluhan warga yang sudah antre harus gigit jari karena air di dalam penampungan sudah habis.

"Airnya nggak ada di tandon, jadi beli," kata salah satu warga, Fitriani, sedih.

Terkait krisis air bersih yang melanda sejumlah kawasan di Sumenep, pemerintah setempat telah menginstruksikan BPBD untuk melakukan mengirim air bersih ke wilayah yang dilanda kekeringan termasuk ke Desa Mantajun, Sumenep.

Warga berharap pemerintah kabupaten Sumenep memberikan bantuan air bersih setiap pekan karena akibat ketiadaan sumur. Karena musim kemarau kali ini membuat warga yang sepenuhnya bergantung pada air hujan sangat menderita. (Ali)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6