Sukses

5 Pasangan Resmi Bertarung dalam Pilkada Kota Bogor

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bogor resmi menetapkan 5 pasangan bakal calon Walikota dan Wakil Walikota dalam Pilkada Kota Bogor, Jawa Barat. Kelima kandidat itu akan bertarung meraih suara terbanyak yang digelar 14 September mendatang.

"Dalam rapat pleno KPU, membahas penetapan 5 pasangan calon. Sesuai dengan hasil rapat, 5 pasangan ini sudah ditetapkan sebagai Calon Walikota dan Wakil Walikota Bogor yang ikut dalam Pilkada," kata Ketua KPU Kota Bogor Agus Teguh Suryaman di Bogor, Jawa Barat, Sabtu (20/7/2013).

Ia menjelaskan kelima pasangan calon sudah lolos dalam berbagai tes yang dilakukan oleh KPU. Baik itu tes kesehatan maupun tes bebas narkoba. 2 Dari 5 pasangan Calon Walikota Bogor itu bertarung melalui jalur independen dan 3 pasangan lainnya dari partai politik.

"Dua pasangan dari jalur indenden yakni Syaeful Anwar-Muztahidin Al Ayubi dan Firman Halim-Gastono. Sedangkan tiga pasangan calon dari partai politik yakni Dody Rosadi-Untung W Maryono, Bima Arya-Usmar Hariman dan Achmad Ru'yat-Aim Halim Hermana," urai Agus.

Ia menambahkan, setelah penetapan tersebut, KPU akan menyerahkan surat keterangan (SK) penetapan kepada kelima pasangan calon.  Dalam rapat itu, KPU juga meminta kesepakatan lay out dan desain foto calon pada surat suara dan media sosialisasi KPU.

"Kami juga menyediakan ruang publik bagi media dan pasangan calon yang ingin melakukan wawancara. Di sana diberikan kebebasan apakah pasangan calon akan menyampaikan hasil tes kesehatannya atau tidak," kata Agus.

Dari 5 kandidat, hanya 2 pasangan calon yang menyediakan waktunya untuk menyampaikan hasil tes kesehatan serta visi dan misinya dalam pemilihan nanti. Keduanya adalah Syaeful Anwar-Muztahidin Al Ayubi dan Bima Arya-Usmar Hariman. Sedangkan 3 pasangan lainnya memilih meninggalkan kantor KPU.

Pasangan Dody-Untung diusung PDIP, Golkar, dan PKPI. Pasangan Bima-Usmar diusung Partai Demokrat, PAN, PKB, PBB, dan Gerindra. Sedangkan, pasangan incumbent Wakil Walikota Bogor Achmad Ru'yat dan Aim Halim Hermana yang merupakan Sekretaris Daerah Kota Bogor, diusung PKS, Hanura, dan PPP. (Ant/Adi/Sss)