Liputan6.com, Jakarta - Ketua Majelis Hakim, Kolonel Chk Fredy Ferdian bersikukuh aktivis KontraS, Andrie Yunus, harus dihadirkan di sidang penyiraman air keras. Bahkan jika tidak memungkinkan hadir di persidangan, hakim membuka opsi meminta keterangan di rumah sakit atau via video confrence.
"Minimal kita melihat kondisinya," kata hakim di ruang sidang Pengadilan Militer II-08 Jakarta, Kamis (7/5/2026).
Mendengar keinginan hakim, pihak oditur mengaku akan melakukan hal yang sama guna menanyakan langsung apakah Andrie bersedia hadir di persidangan. Sebab selama ini, komunikasi dengan Andrie melalui perantara Lembaga Peindungan Saksi dan Korban (LPSK).
Advertisement
"Siap. Kami juga merencanakan untuk mengunjungi korban. Sambil kita menanyakan atau bisa mengetahui kondisi terkini dari korban," ujar oditur.
"Tapi (kalau hanya oditur) ke sana tidak menjadi fakta hukum di sini. Tapi kalau kita sidang di sana, kita PS (Pemeriksaan Setempat) di sana, menjadi fakta hukum, bisa menjadi pertimbangan di dalam tuntutan maupun putusan maupun pleidoi. Tapi kalau hanya ke sana tanpa perangkat persidangan kan ndak," jawab hakim.
Jaksa kembali menimpali akan coba menghubungi lewat LSPK sebagai perantara.
"Siap, korban ini masih di dalam perlindungan LPSK, makanya kami hari ini sedang mengirimkan surat terkait dengan rencana kami mengunjungi korban," timpal oditur.
Mendengar Langsung Kesaksian versi Andrie
Hakim ingin ada kesaksian Andrie yang dapat menjadi fakta hukum bila yang bersangkutan bersedia menjadi saksi korban di persidangan.
"Ya nanti kita alternatif kalau misalnya enggak bisa datang, kita zoom. Kalau enggak bisa zoom, kita PS di sana. Biar jadi fakta hukum," minta hakim.
"Siap, Yang Mulia," tutup oditur.
Â
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5463779/original/049305200_1767670885-Screenshot_2026-01-06_103951.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4919749/original/034086800_1723781524-000_36EC7XK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2892802/original/045596000_1566805482-20190826-Jokowi-sebut-kaltim-jadi-ibu-kota-baru-ANGGA-8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8208033/original/056349800_1781066890-063_2280813255.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/738835/original/091334200_1521191522-ito.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5575255/original/062004800_1778042341-IMG_1367.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3884479/original/ACg8ocJc_oid6J3VLtCVFHYL6ugvHZoO8rxNNMWPfM8krXX-0Ve03HZakQ%3Ds200.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8650687/original/066270800_1782664551-South_Korea_head_coach_Hong_Myung-bo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8229349/original/096793100_1781089763-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258052/original/073135800_1781307011-cyle_larin_selebrasi_kanada_bosnia_ap_sam_balkansky.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260736/original/098764200_1781652814-norwe.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263744/original/028849200_1781996788-AP26171656106233.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263772/original/067560900_1782010379-jerman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8452423/original/071248000_1782349365-neymar_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8621093/original/089503900_1782612244-063_2283639746.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262483/original/075097700_1781805987-Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257797/original/022434900_1781257127-South_Africa_s_Themba_Zwane__11__receives_a_red_card.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262509/original/033331100_1781827688-063_2282269735.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257126/original/025840700_1781221894-AP26162777114808.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5488493/original/037865300_1769753942-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3020289/original/029798500_1578903728-judge.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2082420/original/004675500_1523619669-AP18103134905818.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3615723/original/042095300_1635402735-pexels-photo-5202426.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5707716/original/084170600_1778591453-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5708072/original/000667100_1778592062-mk-putusan-tak-harus-cantumkan-perintah-eksekusi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5708996/original/091921100_1778593330-25135.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5360405/original/040022800_1758706057-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5569210/original/033254300_1777433915-IMG_1018.jpg)