Indonesia Panen Medali dari Panjat Tebing di Asian Beach Games 2026, Menpora Erick Soroti Perjuangan Atlet

Panjat tebing Indonesia raih 1 emas dan 2 perak di Asian Beach Games 2026. Menpora Erick apresiasi perjuangan atlet dan ingatkan fokus ke Asian Games.

Diterbitkan 30 April 2026, 11:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Kontingen Indonesia raih 1 emas dan 2 perak panjat tebing di Asian Beach Games Sanya 2026.
  • Prestasi ini menegaskan posisi Indonesia sebagai kekuatan dunia panjat tebing, khususnya nomor speed.
  • Menpora Erick Thohir apresiasi atlet dan ingatkan fokus untuk Asian Games mendatang.

Liputan6.com, Jakarta - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan kontingen Indonesia di ajang Asian Beach Games Sanya 2026. Dari cabang olahraga panjat tebing, atlet Merah Putih sukses mempersembahkan satu medali emas dan dua perak.

Capaian ini menjadi bukti konsistensi Indonesia dalam menjaga performa di level internasional, khususnya di nomor speed yang selama ini menjadi andalan. Hasil tersebut sekaligus mempertegas posisi Indonesia sebagai salah satu kekuatan dunia di cabang panjat tebing.

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Erick Thohir, menyambut positif raihan tersebut. Ia menilai keberhasilan ini tidak lepas dari kerja keras atlet serta dukungan masyarakat yang terus mengalir.

Raihan Medali dan Performa Atlet

Medali emas diraih oleh Desak Made Rita Kusuma Dewi bersama Kadek Adi Kasih pada nomor speed women’s relay. Kemenangan ini sekaligus mengumandangkan lagu Indonesia Raya di arena pertandingan.

“Alhamdulillah, kabar menggembirakan diberikan oleh kontingen Indonesia. Hari ini kita panen medali dari cabang sport climbing. Saya ucapkan selamat kepada Desak Made Rita Kusuma Dewi dan Kadek Adi Kasih yang berhasil mempersembahkan emas di nomor speed women’s relay dan membuat lagu Indonesia Raya berkumandang,” ujar Menpora Erick, Rabu (29/4).

Tak hanya emas, panjat tebing juga menyumbangkan medali perak melalui Raharjati Nursamsa/Antasyafi Robby Al Hilmi di nomor men’s relay. Bagi Antasyafi, ini merupakan medali perak kedua yang dia dapat, setelah sebelumnya juga berhasil saat bertarung di nomor men’s speed individual

Apresiasi dan Fokus Menuju Target Berikutnya

Menpora Erick menilai, prestasi tersebut tidak lepas dari dukungan penuh masyarakat Indonesia yang terus memberikan doa dan semangat kepada para atlet yang berlaga. Capaian ini semakin menegaskan posisi Indonesia sebagai salah satu kekuatan dunia di olahraga panjat tebing.

“Prestasi ini berkat doa dan dukungan tanpa henti dari masyarakat kepada para atlet kita. Perjuangan mereka luar biasa,” kata Menpora Erick.

Lebih lanjut, Menpora Erick berpesan agar para atlet tidak cepat berpuas diri. Dia mengingatkan bahwa masih ada tantangan besar yang menanti, yakni ajang Asian Games yang membutuhkan persiapan lebih matang.

“Saya berpesan kepada para atlet untuk tetap fokus, menjaga semangat, dan terus berlatih keras. Masih ada tugas besar di depan, yaitu Asian Games. Kita harus menunjukkan kemampuan terbaik, bukan hanya untuk meraih medali, tetapi juga mengangkat martabat bangsa di panggung olahraga dunia,. Tunjukkanlah bahwa bangsa kita adalah bangsa yang tangguh,” pungkasnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6