Nasib Nahas Bocah SD di Depok, Sepeda Hasil Uang Lebarannya Digondol Pencuri

Kasus pencurian sepeda yang menimpa bocah kelas 2 SD di Depok sempat viral di media sosial.

Diterbitkan 01 April 2026, 14:25 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Seorang bocah SD di Depok kehilangan sepeda gunungnya akibat dicuri.
  • Pencuri membujuk korban hingga sepeda berhasil dibawa kabur dari kompleks.
  • Polisi sedang menyelidiki kasus pencurian ini berdasarkan laporan dan CCTV.

Liputan6.com, Jakarta - Bocah kelas dua SD di wilayah Cilodong, Depok, berinisial N, hanya dapat menangis saat mendapati sepedanya dibawa kabur pencuri di kawasan Perumahan Taman Manggis Indah, Cilodong pada Selasa 31 Maret 2026. Kejadian ini sempat viral di dunia media sosial.

Terkait hal ini, kakek korban, Pitoyo, mengatakan saat itu korban baru pulang sekolah dan hendak bermain sepeda mengelilingi kompleks perumahan. Namun tanpa disadari, keberadaannya yang bermain sepeda itu sudah menjadi sasaran pencuri.

"Cucu saya kelas 2 SD, awalnya ditepuk pundaknya oleh pencurinya," kata Pitoyo kepada awak media, Rabu (1/4/2026).

Usai ditepuk, masih kata dia, dari rekaman CCTV korban seakan mengikuti semua keinginan tersangka untuk memutar jalan sampai keluar wilayah perumahan. Saat keluar itulah, pencuri tersebut membawa kabur sepeda dan meninggalkan korban.

"Anak itu sempat menangis dan warga yang melihat langsung menolong, serta diantar ke tempat ibunya mengajar di sekolah," kata Pitoyo.

"Padahal sepeda itu dibeli dari hasil salam tempel lebaran dan sisa uang donasi ibu-ibu saat cucu menjalani perawatan di rumah sakit usus buntu," sambungnya.

 

Sempat Menolak Ajakan

Sementara N mengaku pencuri itu menghampirnya untuk mengajak bermain sepeda. "Dia enggak bilang sama sekali, sepedanya langsung dinaiki," jelas dia.

N mengaku sempat menolak saat pencuri itu meminta sepeda korban dengan alasan ingin memboncenginya.

Mendapat penolakan dari korban, tersangka berupaya untuk membujuk korban dengan alasan ayah korban tidak melihat.

Walhasil, sepeda korban berhasil digunakan tersangka untuk melancarkan tipu dayanya.

Tersangka sempat meminta korban untuk mengecek toko dan sepeda motor yang berada di seberang jalan. Korban sempat mengelak namun tersangka terus meyakini hingga korban menuruti permintaan tersangka.

"Dia bilang, saya bukan penculik dan tidak kabur,” kata N.

Namun nahas, tersangka kabur membawa sepeda usai melihat korban berada agak jauh. Mendapati sepedanya hilang dibawa kabur, korban hanya dapat menangis meratapi sepeda yang baru dibeli telah hilang.

 

Polisi Buru Pencurinya

Sementara, Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi membenarkan terkait sepeda korban yang di bawa kabur pencuri.

Polres Metro Depok melalui Polsek Sukmajaya sudah mendatangi lokasi dan meminta keterangan dari orang tua korban.

"Orang tua korban sudah membuat laporan di Polsek," kata Made.

Made menambahkan, polisi sedang mencari keberadaan tersangka berdasarkan saksi dan rekaman CCTV yang sempat merekam kejadian di sekitar lokasi. Adapun sepeda yang hilang jenis sepeda gunung dengan ukuran 24 inch.

"Masih kami selidiki, nanti perkembangan selanjutnya akan kami informasikan kembali," tutup Made.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6