1.300 Personel Gabungan Amankan FIFA Series 2026 di GBK, Polisi Antisipasi Kerawanan

Tak hanya di dalam stadion, pengamanan juga dilakukan di area sekitar GBK hingga jalur kedatangan dan kepulangan penonton.

Diterbitkan 27 Maret 2026, 16:08 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Polda Metro Jaya kerahkan 1.300 personel gabungan amankan FIFA Series 2026 di GBK.
  • Pengamanan meliputi stadion, area sekitar, jalur penonton, dan penginapan pemain.
  • Antisipasi kerawanan, imbau masyarakat jaga ketertiban dan hindari GBK jika tidak berkepentingan.

Liputan6.com, Jakarta - Polda Metro Jaya mengerahkan 1.300 personel gabungan untuk mengamankan gelaran FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat, hari ini, Jumat (27/3/2026). Rinciannya, 1.134 personel dari Polri, 70 personel TNI, dan 96 personel dari pemerintah daerah.

Pengamanan dilakukan pada dua laga internasional, yakni Solomon vs Bulgaria pukul 15.30 WIB dan Timnas Indonesia vs Saint Kitts & Nevis pukul 20.00 WIB.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan, pengamanan difokuskan secara menyeluruh. Tak hanya di dalam stadion, tetapi juga di area sekitar GBK hingga jalur kedatangan dan kepulangan penonton.

“Selain itu, aparat juga disiagakan di lokasi penginapan pemain dan official, untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar,” jelasnya.

Antisipasi Potensi Kerawanan

Budi menambahkan, pihaknya telah mengantisipasi berbagai potensi kerawanan, mulai dari kepadatan penonton, penggunaan tiket tidak sah, dan potensi gangguan oleh oknum suporter.

“Kami mengimbau kepada masyarakat dan suporter untuk bersama-sama menjaga ketertiban, mengikuti arahan petugas di lapangan, serta memastikan seluruh rangkaian pertandingan berjalan aman dan nyaman,” ujarnya.

Terkait lalu lintas, Polda Metro Jaya akan menerapkan rekayasa secara situasional menyesuaikan kondisi di lapangan, khususnya saat arus kedatangan dan kepulangan penonton.

Kepolisian juga mengimbau masyarakat yang tidak berkepentingan untuk agar menghindari kawasan GBK.

“Masyarakat yang tidak berkepentingan juga diimbau menghindari kawasan GBK guna mengurangi kepadatan, sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan aman, tertib, dan kondusif,” jelas Budi.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6