Ditetapkan Tersangka, Selebgram Nabilah O’Brien Siap Ungkap Fakta dan Bukti di DPR

Selebgram Nabilah O’Brien akan menghadiri Rapat Dengar Pendapat Umum di DPR terkait penetapannya sebagai tersangka meski menjadi korban dugaan pencurian.

Diterbitkan 06 Maret 2026, 20:14 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Nabilah O'Brien akan hadiri RDPU Komisi III DPR pada 9 Maret 2026.
  • Kuasa hukum Nabilah akan paparkan bukti dan dugaan kejanggalan kasus.
  • Nabilah merasa korban pencurian, bukan tersangka atas insiden di restorannya.

Liputan6.com, Jakarta - Kuasa hukum selebgram Nabilah O’Brien, Goldie Natasya Swarovski, memastikan kliennya akan menghadiri Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) di Komisi III DPR. Rapat tersebut rencananya akan digelar pada Senin, 9 Maret 2026 mendatang.

Goldie mengatakan, pihaknya menyambut baik undangan DPR untuk mendengarkan langsung perkara yang menjerat kliennya sebagai tersangka.

“Kami sangat berterima kasih kepada Ketua Komisi III Bapak Habiburokhman yang bersedia mendengarkan langsung apa yang terjadi dengan klien kami,” kata Goldie dalam konferensi pers, Jumat (6/3/2026).

Menurut dia, Nabilah bersama tim kuasa hukum akan datang dengan itikad baik untuk menjelaskan kronologi dan bukti yang mereka miliki.

“Kami akan datang dengan niat yang baik untuk memaparkan apa saja yang perlu disampaikan,” ucap dia.

Goldie juga menyatakan pihaknya akan menyampaikan berbagai bukti dan fakta dalam RDPU di DPR.

“Kami akan mengadu untuk keadilan klien kami. Segala kebenaran dan bukti yang kami punya akan kami paparkan,” ujarnya.

 

Soroti Dugaan Kejanggalan

Terkait dugaan kejanggalan dalam proses penyidikan, Goldie mengaku pihaknya telah menyampaikan hal tersebut ke Divisi Pengamanan Internal (Paminal) Polri.

Dia enggan membeberkan lebih jauh soal temuan tersebut karena sudah disampaikan kepada pihak internal kepolisian.

“Kejanggalan memang ada. Tapi kami sudah menyampaikan itu kepada Paminal, dan mereka yang menjemput bola kepada kami,” ujar dia.

Selebgram Nabilah O’Brien, akhirnya buka suara setelah ditetapkan sebagai tersangka terkait unggahan rekaman CCTV keributan di restoran miliknya. Nabilah mengaku terpukul karena kasus yang bermula dari dugaan pencurian justru membuatnya menyandang status tersangka.

“Saya korban pencurian. Mereka datang ke tempat saya, mengambil 14 produk makanan dan minuman tanpa membayar sepeser pun,” kata Nabilah saat konfrensi pers, Jumat (6/3/2026).

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6